SportlinkNews - Hasil turnamen tur Asia terakhir, Korea Open 2025 pada akhir September lalu, di Suwon memberikan berkah bagi sembilan pemain Indonesia yang ikut serta.
Mereka suksesm memperbaiki posisi di rangking dunia berkat performa positif sepanjang turnamen BWF Super 500 tersebut.
Meski tak semua mampu mencapai podium juara, hasil ini menjadi sinyal perkembangan yang menjanjikan bagi skuad Merah Putih di tengah persaingan ketat bulu tangkis dunia.
Baca Juga: Malaysia Disanksi FIFA, KOI Tegaskan Indonesia Tak Terlibat dan Minta Publik Tetap Tenang
Performa Tunggal Putra Mendominasi Kenaikan. Sektor ini salah satu yang paling menonjol, di mana Moh. Zaki Ubaidillah naik dua tingkat ke posisi 70 dunia, meski langkahnya terhenti di babak kualifikasi setelah kalah dari Chico Aura Dwi Wardoyo.
Sementara itu, Chico sendiri naik 10 peringkat ke posisi 41 dunia setelah menyingkirkan beberapa lawan tangguh sebelum takluk dari unggulan Taiwan, Chou Tien Chen, di babak kedua.
Kabar baik juga datang dari Anthony Sinisuka Ginting yang naik 14 peringkat ke posisi 61 dunia.
Baca Juga: Disiplin Ketat, Ole Romeny Pantang Gula Demi Comeback di Timnas Indonesia
Ginting gagal melewati babak kedua usai kalah dari Kenta Nishimoto, namun torehan poinnya cukup untuk mendongkrak posisi rankingnya secara signifikan.
Di sisi lain, Alwi Farhan mencuri perhatian lewat performa impresifnya. Pemain muda ini menembus babak semifinal sebelum dihentikan oleh seniornya, Jonatan Christie.
Hasil tersebut membuat Alwi naik empat tingkat ke posisi 17 dunia dan menjadi tunggal putra Indonesia dengan lonjakan performa terbaik pekan ini.
Baca Juga: Drama MotoGP Indonesia: Marc Marquez dan Bagnaia Tidak Berdaya di Mandalika, Duo Pembalap Gresini Naik Podium
Kemudian, dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani kembali menunjukkan konsistensinya. Ia berhasil menembus semifinal sebelum kalah dari unggulan kedua asal Jepang, Akane Yamaguchi.
Tambahan poin dari turnamen ini membuat Putri naik satu peringkat ke posisi tujuh dunia, menegaskan statusnya sebagai andalan utama Indonesia di sektor tunggal putri.
Bukan hanya sektor tunggal, sektor ganda pun mengalami kenaikan.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berhasil melangkah ke final dan menjadi runner-up setelah kalah dari pasangan tuan rumah, Seo Seung Jae/Kim Won Ho, membuat pencapaian mereka melejit 15 peringkat ke posisi 34 dunia.
Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Rasa Sedih Usai Kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025
Sementara pasangan Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, meski tersingkir di babak pertama, justru mencatat lonjakan besar dengan naik 127 peringkat, kini bertengger di posisi 248 dunia.
Dari sektor ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mengalami kenaikan 14 peringkat ke posisi 92 dunia setelah tampil hingga babak kedua.
Adapun dari ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses menembus semifinal sebelum dihentikan pasangan unggulan asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Mereka kini naik satu tingkat ke posisi 18 dunia.
Baca Juga: Kudus Jadi Tuan Rumah Perdana PON Bela Diri 2025, 2.600 Atlet Siap Unjuk Prestasi!
Kenaikan peringkat sembilan wakil Indonesia di daftar terbaru BWF World Ranking menjadi bukti perkembangan performa para pebulutangkis Tanah Air.
Walau belum semua mencapai target maksimal, hasil ini bisa menjadi dorongan moral menjelang turnamen selanjutnya di kalender 2025.
"Dengan tren positif ini, diharapkan para pemain dapat terus menjaga konsistensi dan menambah pengalaman di level internasional untuk mengembalikan dominasi Indonesia di puncak dunia bulu tangkis," imbuh pengamat bulutangkis nasional, Daryadi.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U23 Gagal ke Piala Asia, Gerald Vanenburg Merespon Perbandingannya dengan Shin Tae-yong
Kluivert Waspadai Arab Saudi, Timnas Indonesia Fokus Jaga Kondisi di Jeddah
Disiplin Ketat, Ole Romeny Pantang Gula Demi Comeback di Timnas Indonesia
Teja Paku Alam Tampil Impresif, Layak Masuk Timnas Indonesia?
Jelang SEA Games 2025: Pemilihan 23 Pemain Inti Dilakukan Dengan Pendekatan Ilmiah