Masalah cedera ini bukanlah yang pertama bagi Ginting.
Pada akhir tahun lalu, pemain yang pernah menempati peringkat dua dunia tersebut juga sempat menepi akibat cedera serupa.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia U-17 2025, Zambia Jadi Ujian Perdana
Musim ini, karier Ginting kembali diuji setelah serangkaian gangguan fisik membuatnya harus absen cukup lama.
Bahkan, pada tahun ini Ginting sempat tidak tampil selama enam bulan demi fokus pada proses pemulihan.
Setelah kembali bertanding di Japan Open pada Juli hingga French Open bulan lalu, performanya belum kembali maksimal.
Baca Juga: Calvin Verdonk Dapat Nilai Tinggi Usai Bantu Lille Kalahkan Angers
Dari 10 pertandingan yang dijalani, Ginting hanya mampu memetik dua kemenangan, menandakan kondisi fisik dan mentalnya masih dalam tahap pemulihan.
PBSI juga memastikan bahwa Ginting tidak hanya absen di Korea Masters 2025, tetapi juga pada dua turnamen selanjutnya, yaitu Kumamoto Masters 2025 dan Australian Open 2025, yang keduanya berstatus Super 500.
Di Kumamoto Masters, Indonesia kehilangan dua wakil tunggal putra karena Anthony Ginting dan Jonatan Christie sama-sama batal tampil.
Baca Juga: Coach Nova Sampaikan Pesan Menyentuh Jelang Timnas U-17 Indonesia vs Brasil di Piala Dunia
Sedangkan pada Australian Open, PBSI juga menarik keikutsertaan Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) dari daftar peserta.
Serangkaian absensi ini menjadi ujian berat bagi Ginting dalam mempertahankan konsistensinya di level dunia.
Namun, absennya sang senior juga membuka jalan bagi generasi baru tunggal putra Indonesia untuk menunjukkan potensi mereka di kancah internasional.
Artikel Terkait
Setahun Bersemedi, Anthony Joshua Kembali Naik Ring Sebelum Akhir Tahun
Prediksi Sassuolo Vs Genoa: Kesempatan Jay Idzes Dkk Naik Kelas
Dibuang Manchester United, Marcus Rashford Disambut Meriah Penggemar Barcelona
PSSI Fokus Total untuk SEA Games; Bantah Keras Rumor Pelatih STY dan Ajak Semua Pihak Move On
Sepatu Emas Eropa: Siapa Perwakilan Serie A Teratas setelah Pekan ke-10?