SportlinkNews - Perebutan tiket menuju BWF World Tour Finals 2025 semakin memanas.
Dengan hanya tersisa tiga turnamen untuk mengumpulkan poin akhir, sejumlah wakil Indonesia masih harus berjuang keras demi memastikan tempat di ajang penutup musim bulu tangkis dunia yang akan digelar akhir tahun ini.
Hingga kini, Indonesia telah memastikan 1,5 tiket di tangan. Satu tiket sudah menjadi hak pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang menempati posisi enam peringkat "Race to Finals" per 4 November lalu.
Serta Jonatan Christie, yang tinggal memastikan dirinya tampil di Australia Open guna mencuri poin terakhirnya. Setelah meraih tiga gelar dari empat turnamen terakhir peringkat Jonatan melesat di posisi enam.
Baca Juga: Mbappe, Bonmati, hingga Arteta Masuk Nominasi The Best FIFA Awards 2025
Jonatan bisa memastikan tempatnya lebih awal apabila Loh Kean Yew (Singapura) dan Lin Chun Yi (Taiwan) gagal meraih gelar juara di Kumamoto Masters 2025.
Indonesia masih memiliki potensi menambah tiga wakil lainnya di tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran pada kejuaraan yang akan berlangsung pada 17-21 Desember mendatang di Hangzhou, China.
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani berada di atas angin. Hampir sama dengan Jonatan, ia hanya perlu memastikan tampil di Australia Open Super 500 guna mencuri tempatnya.
Dengan tabungan 74.480 poin Putri yang saat ini menempati posisi keenam memiliki selisih yang cukup jauh dengan persaing utamanya, Chiu Pin Chian (Taiwan).
Baca Juga: Direktur Teknis Aprilia Akui Peran Besar Marco Bezzecchi dalam Pengembangan Motor RS-GP Musim Ini
Putri memastikan tempatnya lebih cepat bila Chiu Pin gagal menjadi juara di Korea Masters Super 300, 4-9 November ini.
Semenyata itu, persaingan ketat justru ada di sektor ganda. Di putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masih harap-harap cemas.
Karena posisi mereka masih bergantung pada hasil pasangan lain yang berkompetisi di Korea Masters dan Kumamoto Masters Super 500.
Jika peluang terbuka, Fajar/Fikri wajib tampil maksimal di Australia Open Super 500, bahkan setidaknya mencapai babak final untuk menjaga asa lolos.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Diminta Tak Terlalu Respek Lawan Brasil di Piala Dunia U-17 2025
Persaingan di sektor ini begitu ketat karena ada lima pasangan lain yang juga memburu tiket terakhir. Mereka yakni, Lee Fang Chih/Lee Fang Jen, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Dominasi pasangan Korea Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan 120.520 poin memperketat persaingan, apalagi Malaysia memiliki empat pasangan di 10 besar, namun hanya dua yang berhak lolos sesuai aturan BWF.
Kondisi ini bisa menjadi celah bagi Fajar/Fikri untuk menyalip di detik-detik terakhir.
Di sektor ganda campuran, pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu masih berada di posisi sembilan dalam "Race to Finals".
Baca Juga: Kisah Menarik Usai Laga, Adam Alis dan 1 Pemain Persib Bandung Dihentikan Polisi Malaysia
Harapan mereka muncul setelah salah satu dari tiga pasangan China di delapan besar BWF World Tour Rangkings tersisih, membuka peluang masuk ke zona lolos.
Selain itu, Jafar/Felisha juga masih harus bersaing dengan Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat yang lebih unggul dari jumlah turnamen.
Pasangan Thailand itu masih bisa mendapatkan tambahan poin dari keikutsertaan mereka di Kumamoto Masters dan Australia Open Super 500.
Baca Juga: Harley-Davidson Bagger World Cup Ungkap Logo Seri dan Tim Balap Musim 2026
Dengan selisih poin yang tipis, Jafar/Felisha harus tampil setidaknya satu babak lebih baik dari pasangan Thailand itu di Australia Open untuk memastikan tiket.
Jika Oupthong/Sudjaipraparat mampu menjuarai Kumamoto Masters, maka Jafar/Felisha otomatis tersisih.
Artikel Terkait
Hasil BWF World Tour Finals 2024: Sabar/Reza Dijegal Duet Denmark Kim/Anders
Hasil BWF World Tour Finals 2024: Jonatan Christie Gagal ke Final, Akui Ketangguhan Anders Antonssen
Shi Yu Qi Akhiri Krisis Motivasi dengan Gelar BWF World Tour Finals 2024
Kim Astrup/Anders Rasmussen Jadi Ganda Putra Nomor Satu Dunia Usai Menjuarai BWF World Tour Finals 2024
Jonatan Christie Bidik Hasil Maksimal di Hylo Open 2025 Demi Tiket ke BWF World Tour Finals