Mengejar Emas Bersejarah, Indonesia Siapkan Kekuatan Penuh di Final Beregu SEA Games 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 9 Desember 2025 | 21:51 WIB
Tim Beregu Putra Indonesia di SEA Games 2025.  (PBSI)
Tim Beregu Putra Indonesia di SEA Games 2025. (PBSI)

"Pertama saya mengucapkan terima kasih atas perjuangan anak-anak. Mereka menunjukkan usaha yang kuat sehingga beregu putra dan putri bisa ke final," ujar Eng Hian.

Ia menyampaikan bahwa usai semifinal, tim langsung menggelar evaluasi detail di tiap sektor dan menjalani latihan terakhir untuk mematangkan kesiapan teknis serta pola permainan.

"Kondisi anak-anak cukup baik, recovery bagus dan semua fit. Mereka siap menjalani laga final," tegasnya.

Baca Juga: Persija dan Bakrie untuk Negeri Gelar Lelang Jersey untuk Donasi Bencana Sumatera

Untuk beregu putri yang berhadapan dengan Thailand, Eng Hian menilai kekuatan tuan rumah bukan hanya terletak pada kualitas pemain tunggal, tetapi juga dukungan publik Stadion Nimibutr.

"Selain kekuatan tunggal, yang harus diwaspadai adalah dukungan tuan rumah. Tim putri harus bisa mengatasi atmosfer itu," ujarnya.

Sementara untuk beregu putra yang akan bentrok dengan Malaysia, ia melihat duel akan berlangsung sangat ketat. Eng Hian memastikan bila Indonesia akan menurunkan line up terbaik dan paling siap

Baca Juga: Kalah dari Filipina, Permainan Sayap Timnas U-22 Indonesia Dinilai Terlalu Monoton

"Kekuatan Malaysia dan Indonesia sangat berimbang. Pertandingan akan berlangsung sengit, jadi saya meminta kepada anak-anak untuk memberikan permainan yang maksimal dan berjuang habis-habisan," tegasnya. 

Dengan digelarnya final beregu putra dan putri, maka bulutangkis memastikan diri sebagai penghasil medali pertama bagi Tim Indonesia.

Bila tim putri dapat mengalahkan Thailand, maka dahaga medali emas 18 tahun beregu ini akan terobati. Terakhir kali tim putri Indonesia meraih emas pada gelaran SEA Games 2007  Nakhon Ratchasima, 

Baca Juga: Jelang Duel Lawan Bangkok United, Persib Kehilangan 25 Persen Dukungan Bobotoh di GBLA

Sementara tim putra, bila berhasil maka mempertahankan pencapaiannya di 2023 lalu. Final ini merupakan partai ulangan dua tahun lalu di Kamboja. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X