Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi karena persaingan dipastikan semakin ketat.
“Ke depan, tentunya kami harus terus waspada. Karena di tahun 2026 nanti pasti akan banyak pemain-pemain muda yang bermunculan di level atas.”
Baca Juga: Everton 0 Arsenal 1: Gyokeres Bawa The Gunners Kembali ke Puncak Lewat Eksekusi Penalti
Selain Sabar/Reza, hadiah uang cukup besar juga diraih ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Dengan satu kemenangan di fase grup dan finis di posisi ketiga, mereka memperoleh 39.000 dolar AS atau sekitar Rp 651 juta.
Perlu dicatat, hadiah di sektor ganda dibagi untuk dua pemain.
Baca Juga: Juventus 2-1 Roma: Si Nyonya Tua Kembali Berjuang Merebut Posisi Keempat
Dari sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani menjadi penerima hadiah terbesar.
Ia finis ketiga di fase grup dengan satu kemenangan dan membawa pulang 33.000 dolar AS atau sekitar Rp 551 juta.
Sementara itu, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Jonatan Christie juga turut mengantongi hadiah meski terhenti di fase grup.
Baca Juga: Jake Paul Jadi Ayam Sayur, Dihajar Joshua Rahangnya Patah
Secara keseluruhan, meski tanpa gelar, kiprah wakil Indonesia di BWF World Tour Finals 2025 tetap memberikan suntikan optimisme dan evaluasi berharga untuk menatap musim 2026.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Marc Marquez Jadi Kunci Bursa MotoGP 2027, Buka Peluang Balik ke Honda
Minim Menit Bermain, Miliano Jonathans Berpeluang Dipinjamkan FC Utrecht
BWF World Tour Finals 2025: Popov Ukir Sejarah di Final, An Se-young Lanjutkan Dominasi
Dari Rajamangala ke Malaysia: SEA Games 2025 Berakhir, Indonesia Finis Kedua
Hasil SEA Games 2025 Jadi Modal Indonesia Tatap Asian Games 2026