Daniel Marthin dan Ester Nurumi Pulih dari Cedera, PBSI Pilih Pendekatan Hati-hati untuk Comeback

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 22 Desember 2025 | 23:31 WIB
Ganda putra Indonesia. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin di perempat final Swiss Open 2025.
Ganda putra Indonesia. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin di perempat final Swiss Open 2025.

SportlinkNews - Kabar positif datang dari Pelatnas PBSI terkait kondisi dua atlet nasional, Daniel Marthin dan Ester Nurumi Tri Wardoyo

Keduanya dipastikan telah pulih dari cedera yang sempat menghambat aktivitas latihan dan kompetisi sepanjang 2025.

Meski demikian, proses menuju comeback penuh masih dijalani dengan pendekatan hati-hati, terutama dari sisi mental dan kesiapan bertanding.

Baca Juga: Terobosan Perwasitan Super League: Wasit Jepang Yudai Yamamoto Dikontrak Penuh Waktu

Dokter Pelatnas PBSI, dr. Retno, SpKO, menjelaskan bahwa Daniel dan Ester telah melewati fase penyembuhan utama dari cedera masing-masing.

Daniel sebelumnya menjalani tindakan arthroscopy debridement untuk membersihkan sendi lutut kiri setelah mengalami cedera saat membela Indonesia di Piala Sudirman 2025. 

Sementara Ester sempat mengalami retak pada pangkal tulang kering kanan (shin bone fracture) ketika berlatih di Pelatnas pada September 2025.

Baca Juga: Rivalitas Lama Berlanjut, Bhayangkara Presisi dan LavAni Bidik Proliga 2026

"Kondisi Daniel dan Ester saat ini sudah pulih dari cedera yang mereka alami," ujar dr. Retno.

Meski sudah dinyatakan pulih, PBSI tidak serta-merta menurunkan keduanya ke turnamen resmi.

Daniel dan Ester masih menjalani tahapan pemulihan lanjutan di bawah pengawasan tim medis, dengan fokus pada penguatan fisik secara bertahap agar fondasi tubuh benar-benar stabil.

Baca Juga: Heboh, Vinicius Jr Bertemu dengan Manchester United

"Proses pemulihan tidak hanya soal sembuh dari cedera, tetapi memastikan kekuatan dan stabilitas fisik mereka kembali optimal. Keduanya menjalani program sesuai instruksi tim dokter secara disiplin," jelas dr. Retno.

Federasi pun menegaskan tidak ingin mengambil risiko berlebihan. Keselamatan atlet serta keberlanjutan karier jangka panjang menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu kembalinya Daniel dan Ester ke lapangan pertandingan.

Selain aspek fisik, perhatian besar juga diberikan pada kesiapan mental. Cedera panjang kerap menyisakan tekanan psikologis dan trauma, yang dapat memengaruhi performa saat kembali bertanding. 

Baca Juga: Jake Paul Melupakan Rahangnya yang Patah, Pamer Tumpukan Uang di Jet Pribadi

Oleh karena itu, pendampingan psikologis dan program mental conditioning menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

"Pasca cedera, atlet sering menghadapi tekanan tersendiri. Pendampingan mental dilakukan secara terstruktur agar mereka bisa kembali percaya diri, baik saat latihan maupun bertanding," tambah dr. Retno.

Saat ini, Daniel dan Ester sudah memasuki fase reintegrasi ke lapangan. Tahap berikutnya adalah evaluasi menyeluruh oleh tim pelatih untuk menilai apakah progres permainan mereka telah memenuhi indikator yang ditetapkan.

Baca Juga: Kepercayaan FFI Berbuah Manis, Futsal Indonesia Bersinar di SEA Games 2025

Keputusan terkait kapan Daniel Marthin dan Ester Nurumi Tri Wardoyo akan kembali tampil di pertandingan resmi sepenuhnya berada di tangan tim pelatih. 

Penilaian akan dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kesiapan fisik, teknis, dan mental, demi memastikan keduanya benar-benar siap untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X