Tren Positif Sektor Tunggal Indonesia di Malaysia Open 2026 Berlanjut

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 8 Januari 2026 | 21:53 WIB
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani meneruskan tren positifnya dengan melaju ke 8 besar Malaysia Open 2026, Kamis, 8 Januari 2026. (PBSI)
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani meneruskan tren positifnya dengan melaju ke 8 besar Malaysia Open 2026, Kamis, 8 Januari 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Tren positif sektor tunggal Indonesia di Malaysia Open 2026 terus berlanjut. Wakil Merah Putih, baik dari nomor putra maupun putri, sama-sama memastikan langkah ke babak perempat final.

Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani kembali menunjukkan mentalitasnya yang tangguh. 

Menghadapi pemain berpengalaman asal Amerika Serikat, Zhang Beiwen, Putri harus bekerja keras selama tiga gim sebelum akhirnya memastikan kemenangan 5-21, 21-16, 21-18 pada babak 16 besar, Kamis, 8 Januari 2026, di Axiata Arena.

Baca Juga: Diguyur Salju Lebat, Hyundai Tunda Tes Mobil WRC Thierry Neuville untuk Reli Monte Carlo

Putri sempat kesulitan keluar dari tekanan di gim pertama ketika Zhang tampil agresif dan memaksimalkan kualitas pukulan tangannya. Permainan cepat dan variasi pukulan lawan membuat Putri sempat kehilangan arah.

Namun perubahan mulai terlihat di gim kedua, ia memilih pendekatan berbeda dengan memperpanjang reli dan memaksa Zhang bermain lebih sabar. 

Strategi itu perlahan menggerus dominasi lawan dan membuka celah untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga: Bonus Emas (Tunggal) SEA Games 2025 Naik Dua Kali Lipat, Tertinggi Sepanjang Masa

Ketika duel memasuki gim penentuan, Putri tampil lebih berani sekaligus lebih tenang, menjaga konsistensi hingga poin-poin krusial berhasil diamankan.

"Secara permainan saya belum puas, tapi saya bersyukur bisa menang. Zhang pemain dengan kualitas tangan yang sangat baik, jadi pukulannya sulit dibaca. Kuncinya tadi berani bertahan dan mencoba membalikkan bola," ujar Putri.

Pada babak berikutnya, lagi-lagi Putri akan diuji ketangguhannya. Kali ini ia akan menghadapi unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi.

Baca Juga: Milomir Seslija Geber Performa Pemainnya Jelang Duel Melawan Semen Padang FC

Sementara itu, ketenangan menjadi kunci di sektor tunggal putra. Jonatan Christie tampil solid saat menghadapi wakil tuan rumah, Leong Jun Hao. 

Unggulan keempat tersebut menutup pertandingan dua gim langsung 21-18, 21-11, tanpa drama berarti.

Berbeda dengan laga sebelumnya yang diwarnai tempo terburu-buru, Jonatan kali ini tampil lebih sabar. Ia mampu mengatur ritme permainan dan meredam emosi, terutama saat bermain di bawah tekanan publik tuan rumah. 

Baca Juga: Liverpool Jalin Kemitraan dengan Tommy Hilfiger, Kolaborasi Apik Pertama di Dunia Sepak Bola

Setelah gim pertama berjalan relatif ketat, Jonatan sepenuhnya mengendalikan jalannya pertandingan di gim kedua melalui reli-reli panjang dan penempatan shuttlecock yang presisi.

"Saya pikir tekanan justru lebih besar ke pemain tuan rumah. Saya sendiri hanya mencoba bermain lepas, nothing to lose, dan menikmati pertandingan," ujar Jonatan.

Kontrol permainan yang rapi membuat Leong kesulitan keluar dari tekanan. Jonatan semakin nyaman mendikte arah bola dan menutup pertandingan dengan keunggulan meyakinkan.

Baca Juga: Anthony Edwards Tampilkan Energi “Thunder and Lightning” di adidas AE 2

Pada babak perempat final, Jonatan akan kembali berjumpa tunggal Jepang, Kodai Naraoka. Pertemuan ini akan menjadi duel kedelapan mereka, dengan rekor sementara masih berpihak pada Jonatan. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X