Marwan/Aisyah Tersingkir, Habis Sudah Wakil Ganda Campuran Indonesia di Malaysia Open 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 7 Januari 2026 | 23:09 WIB
Ganda campuran muda Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata harus pulang lebih awal dari Malaysia Open 2026, setelah kandas di babak pertama, 7 Januari 2026. (PBSI)
Ganda campuran muda Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata harus pulang lebih awal dari Malaysia Open 2026, setelah kandas di babak pertama, 7 Januari 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Habis sudah wakil Indonesia di sektor ganda campuran Malaysia Open 2026.

Setelah sehari sebelumnya, Jafar Hidayatullah/Felisha Nathaniel Pasaribu tersingkir, kini pasangan terakhir Merah Putih dari sektor ini, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata pun harus pulang lebih awal. 

Pasangan muda ini harus mengakui keunggulan pasangan Prancis Julien Maio/Lea Palermo 21-9, 16-21, 16-21 pada babak pertama yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Rabu, 7 Januari 2026.

Baca Juga: Solskjaer Masuk Radar Utama Pelatih Sementara Manchester United, Fletcher Buka Suara

Pada laga ini sebenarnya Marwan/Aisyah mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Mereka tampil agresif dan mampu mengendalikan permainan untuk merebut gim pertama dengan skor telak 21-9. 

Namun, situasi berubah pada dua gim berikutnya. Pasangan Prancis meningkatkan tempo dan tampil lebih berani dalam adu reli, membuat Marwan/Aisyah kehilangan ritme permainan.

Maio/Palermo pun meraih kemenangan dan sekaligus memastikan langkah Indonesia di sektor ganda campuran terhenti lebih awal di turnamen BWF Super 1000 ini.

Baca Juga: Pembalap Sergio Perez Ungkap Besarnya Biaya Perawatan Kesehatan Mental Pembalap F1 di Red Bull

Marwan mengakui, kekalahan tersebut tidak lepas dari kesalahan yang kembali terulang, terutama setelah mereka unggul lebih dulu.

Pasalnya mereka sempat memegang kendali, namun justru tertekan ketika lawan mulai meningkatkan agresivitas.

"Lawan memang mempercepat tempo dan lebih berani mengadu, tapi seharusnya kami bisa mengatasinya. Kami sebenarnya mengontrol permainan, hanya saja kemudian terus tertekan. Ini yang harus segera kami cari solusinya," ujar Marwan.

Baca Juga: Bukan Pesulap, Bernardo Tavares Butuh Waktu Perbaiki Persebaya

Sementara itu, Aisyah menilai faktor kepercayaan diri turut memengaruhi performa mereka. Kurangnya keyakinan membuat pasangan ini gagal mengeluarkan kemampuan terbaik di momen-momen krusial.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X