SportlinkNews - Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mengawali langkah dengan meyakinkan di YONEX German Open.
Bertanding pada babak 32 besar di Mülheim, Rabu, 25 Februari 2026, mereka menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dua gim langsung 21-8, 21-14.
Sejak gim pertama, duet Merah Putih tampil dominan. Pola permainan menyerang yang menjadi ciri khas mereka mampu dijalankan dengan konsisten, membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Keunggulan angka pun diraih dengan relatif mulus.
Baca Juga: Hodak Waspadai Madura United, Persib Incar Rekor Sempurna di GBLA
Memasuki gim kedua, situasi sempat berubah. Pasangan Denmark mencoba memperpanjang reli dan mengatur ulang tempo untuk keluar dari tekanan.
Strategi tersebut sempat membuat Tiwi/Fadia tertinggal beberapa poin. Namun, keduanya mampu menjaga ketenangan dan secara bertahap mengembalikan ritme permainan sesuai skema awal.
Tiwi mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia menyebut kunci keberhasilan terletak pada konsistensi menerapkan pola permainan serta kemampuan beradaptasi ketika lawan mengubah strategi.
Baca Juga: Prakiraan Susunan Pemain Juventus Vs Galatasaray
"Memasuki gim kedua, pasangan Denmark mencoba memperpanjang reli dan mengubah ritme permainan. Kami sempat terbawa pola tersebut hingga tertinggal poin," kata Tiwi.
"Namun, kami berusaha tetap mengikuti tempo lebih dulu, lalu saat melihat celah untuk mengubah pola, kami segera melakukan penyesuaian dan kembali ke permainan yang kami inginkan."
Sementara itu, Fadia mengakui ada tantangan nonteknis yang sempat memengaruhi performa mereka, terutama kondisi lapangan yang berbeda dibanding sesi latihan sehari sebelumnya.
Baca Juga: Kalulu Mematikan Telepon di Tengah Kontroversi Bastoni, Juventus Tidak Mencari Alasan
Faktor angin disebut cukup terasa saat pertandingan berlangsung. Meski begitu, komunikasi di lapangan dan arahan pelatih membantu mereka kembali fokus.
"Secara keseluruhan, suasana pertandingan kali ini terasa berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang bertanding tidak sebanyak biasanya, sehingga atmosfernya tidak terlalu ramai," ungkap Fadia.
"Tapi, kami tetap berusaha menjaga fokus, terlebih saat ini kami sedang mengejar poin peringkat. Karena itu, kami ingin memberikan yang terbaik di setiap kesempatan."
Baca Juga: Gagal Kudeta Asia, Timnas eBasket Evaluasi Total Usai eFIBA
Pada babak 16 besar, Amallia/Fadia akan menghadapi pasangan Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Amallia mengaku pernah berhadapan dengan salah satu dari mereka, meski dengan pasangan berbeda.
Evaluasi menyeluruh dan analisis video bersama tim pelatih akan dilakukan untuk mempersiapkan strategi terbaik demi melangkah lebih jauh di turnamen level Super 300 tersebut.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Persiapan Menuju Olimpiade LA 2028, PBSI Uji Duet Baru Ganda Putri di Awal 2026
Puasa Gelar Ganda Putri Indonesia di Indonesia Masters Berlanjut
Thailand Masters 2026: Empat Ganda Putri Indonesia Amankan Tiket 16 Besar
Thailand Masters 2026: Tiga Pasang Ganda Putri Indonesia Lolos Perempat Final, Apriyani/Lanny Terhenti
Dua Ganda Putri Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026, Jaga Asa Juara