Indonesia Tanpa Gelar di Swis Open 2026, Alwi dan Putri KW Finis Runner-up

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 16 Maret 2026 | 14:23 WIB
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (PBSI)
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (PBSI)

SportlinkNews - Indonesia gagal mendapatkan gelar juara di Swis Open 2026. Dua wakil Merah Putih yang berhasil menembus partai puncak di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (15/3), terpaksa menyudahi turnamen BWF level Super 300 tersebut dengan status runner-up.

Harapan Indonesia bertumpu pada sektor tunggal melalui aksi Alwi Farhan di kategori putra dan Putri Kusuma Wardani di kategori putri. Namun, ambisi untuk membawa pulang trofi dari Swiss kandas setelah keduanya harus mengakui keunggulan lawan masing-masing di laga final.

Putri yang menghadapi unggulan Thailand, Supanida Katethong, menyerah dalam pertarungan berdurasi 40 menit. Laga berakhir dengan skor 11-21 dan 15-21 untuk kemenangan wakil Negeri Gajah Putih tersebut.

Baca Juga: Barcelona Merayakan Hari Pemilihan dengan Penampilan Lima Bintang dalam Kemenangan atas Sevilla

Awal gim pertama sebenarnya sempat memberikan harapan saat Putri unggul 3-1, namun situasi berbalik drastis setelah ia kecolongan 10 angka beruntun. Ketertinggalan jauh 3-11 di interval membuat langkah Putri semakin berat hingga gim pertama ditutup dengan skor 11-21.

Memasuki gim kedua, grafik permainan Putri sempat membaik dengan memberikan perlawanan yang lebih sengit terhadap pemain peringkat 14 dunia itu. Skor bahkan sempat menunjukkan angka kembar 11-11, yang menandakan ketatnya persaingan di lapangan.

Sayangnya, konsistensi Supanida Katethong setelah interval gim kedua menjadi pembeda yang signifikan. Pemain Thailand itu perlahan mengambil alih kendali permainan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 21-15 atas wakil Indonesia.

Baca Juga: Como 2-1 Roma: Fabregas Kecam Gasperini atas Ketidakhormatan

Kekalahan serupa dialami oleh Alwi Farhan saat berhadapan dengan tunggal putra Jepang, Yushi Tanaka. Alwi harus merelakan podium tertinggi setelah kalah dalam dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 12-21.

Pada gim pembuka, pertandingan berlangsung sangat kompetitif dengan aksi saling kejar poin yang sangat rapat. Alwi sempat memberikan tekanan besar hingga menyamakan kedudukan di poin kritis 18-18.

Namun, ketenangan Yushi Tanaka di pengujung gim pertama menjadi kunci keberhasilannya mencuri tiga poin penentu. Alwi gagal membendung laju pemain Jepang tersebut yang akhirnya mengamankan kemenangan 21-18.

Baca Juga: Soal Regulasi Balap F1 2026, Max Verstappen: Itu Bukan yang Disukai Penggemar F1 Sejati

Dominasi Tanaka berlanjut pada gim kedua, di mana ia terus memimpin perolehan poin sejak awal laga dimulai. Alwi tertinggal 8-11 saat memasuki jeda interval gim kedua, yang membuatnya dalam posisi sulit untuk mengejar.

Setelah rehat, Tanaka yang menduduki peringkat 20 dunia itu menunjukkan kelasnya dengan terus menjauhkan margin poin. Keunggulan tersebut dijaga dengan sangat baik hingga akhirnya ia menutup gim kedua dengan skor telak 21-12.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X