50 Tahun Jaya Raya, Penghargaan untuk Para Pendahulu hingga Generasi Juara

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 10 Agustus 2026 | 20:23 WIB
Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya sebagai Ketua Umum PB Jaya Raya sejak klub berdiri pada 1976 hingga 2026.
Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya sebagai Ketua Umum PB Jaya Raya sejak klub berdiri pada 1976 hingga 2026.

SportlinkNews - Setengah abad perjalanan PB Jaya Raya tidak hanya dirayakan dengan menatap masa depan.

Klub bulutangkis yang telah melahirkan banyak juara tersebut juga memberikan penghormatan kepada sosok-sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang klub.

Penghargaan diberikan dalam perayaan ulang tahun ke-50 PB Jaya Raya di GOR PB Jaya Raya, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Senin, 10 Agustus 2026.

Baca Juga: LALIGA 2026/27 Punya Bola Baru, PUMA STELLAR NITRO Siap Temani Persaingan

Salah satu nama yang mendapat apresiasi adalah Rudy Hartono. Legenda bulutangkis Indonesia tersebut mendapat penghargaan atas pengabdiannya sebagai Ketua Umum PB Jaya Raya sejak klub berdiri pada 1976 hingga 2026.

Penghormatan juga diberikan kepada dua sosok yang turut menjaga roda organisasi selama puluhan tahun.

Retno Kustiyah menerima apresiasi atas kiprahnya sebagai Ketua Harian periode 1976-2014, sedangkan Imelda Wigoeno mendapat penghargaan setelah menjalankan tugas yang sama pada periode 2014-2026.

Baca Juga: LALIGA Buka Musim 2026/27, Bintang Piala Dunia Kembali Ramaikan Kompetisi

Penghargaan kemudian berlanjut kepada generasi penerus.

Pasangan ganda campuran kelompok usia di bawah 17 tahun (KU-17), Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani, mendapat penghargaan Atlet Berprestasi.

Keduanya mencatatkan torehan impresif dengan meraih empat gelar juara dan belum mengalami kekalahan sepanjang 2026.

Baca Juga: DPP PERBASI Panggil 4 Pemain Senior, Timnas Basket Indonesia Perkuat Persiapan Asian Games 2026

Sementara itu, Jaya Raya memberikan penghargaan Pelatih Inspiratif kepada Joko Riyadi, Tri Heru Pamungkas, dan Eka Fajar Kusuma.

Ketiga pelatih tersebut terpilih berdasarkan angket yang diberikan kepada para atlet. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran pelatih dalam membentuk kemampuan sekaligus karakter pemain selama menjalani proses pembinaan.

Dukungan dari pihak luar juga mendapat perhatian. Yonex Sunrise menerima apresiasi sebagai salah satu mitra strategis yang selama ini ikut menopang perjalanan dan program pembinaan PB Jaya Raya.

Baca Juga: Tiket Dadakan Asian Games 2026, Timnas Basket Indonesia Langsung Bidik Lolos Pool

Tidak hanya penghargaan, perayaan lima dekade Jaya Raya juga diwarnai kepedulian sosial.

PB Jaya Raya memberikan bantuan sosial kepada keluarga mendiang dua mantan pemain berprestasi, Minarni Soedaryanto dan Markis Kido.

Penghargaan kepada para pendahulu dan generasi berprestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Jaya Raya yang telah memberikan kontribusi besar bagi bulutangkis Indonesia.

Baca Juga: Enggan Berdalih, Marc Marquez Sudah Prediksi Kesulitan di GP Inggris

Selama 50 tahun, jejak pemain binaan Jaya Raya terlihat jelas di panggung olahraga dunia. Dari delapan medali emas yang berhasil diraih Indonesia sepanjang sejarah Olimpiade bulutangkis, empat di antaranya dipersembahkan oleh atlet binaan Jaya Raya.

Susy Susanti menjadi peraih emas pada Olimpiade Barcelona 1992. Delapan tahun kemudian, giliran Candra Wijaya/Tony Gunawan yang menjadi juara di Olimpiade Sydney 2000.

Jaya Raya kembali melahirkan juara Olimpiade melalui Hendra Setiawan/Markis Kido yang meraih emas di Beijing 2008. Sementara Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyempurnakan catatan tersebut dengan emas Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Tinggalkan Persija, Paulo Ricardo Berlabuh di Garudayaksa FC

"Kontribusi Jaya Raya terhadap tim nasional Indonesia juga terukir dalam berbagai ajang beregu. Para pemain binaannya ikut mempersembahkan sembilan gelar Piala Thomas, tiga gelar Piala Uber, satu gelar Piala Sudirman, serta dua gelar Piala Suhandinata," kata Ketua Umum PB Jaya Raya Susy Susanti. 

"Di level individual, atlet-atlet Jaya Raya telah mengoleksi sembilan gelar Kejuaraan Dunia, 15 gelar All England, dan delapan medali emas Asian Games."

"Deretan pencapaian tersebut menjadi bukti panjangnya napas pembinaan Jaya Raya. Bukan sekadar menghasilkan pemain untuk meramaikan kompetisi, tetapi membangun sistem yang mampu mengantarkan atlet hingga menjadi juara di panggung tertinggi," tambahnya. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X