Fajar Alfian: Maaf, Kami Belum Maksimal di Piala Thomas 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB
Kapten Tim Indonesia di Piala Thomas 2026, Fajar Alfian. (PBSI)
Kapten Tim Indonesia di Piala Thomas 2026, Fajar Alfian. (PBSI)

SportlinkNews - Kegagalan Indonesia melangkah lebih jauh di ajang Piala Thomas 2026 menyisakan penyesalan mendalam bagi kapten tim, Fajar Alfian.

Pemain ganda putra andalan tersebut tak menutupi kekecewaannya setelah tim Merah Putih harus tersingkir di fase grup. Fajar bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas hasil yang jauh dari harapan.

"Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik," katanya.

Baca Juga: Bantai PSBS 7-0, Yakob Sayuri Sebut Malut United Sempat Kesulitan

Menurutnya, skuad Indonesia sebenarnya telah berjuang maksimal di setiap partai. Namun, ia mengakui performa tim secara keseluruhan belum mencapai level terbaik, terutama di laga-laga krusial yang menentukan nasib di fase grup.

"Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat," tambahnya.

Kegagalan ini sekaligus menjadi alarm bagi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia untuk melakukan pembenahan.

Baca Juga: Luis Enrique Targetkan PSG Cetak Tiga Gol di Kandang Bayern Munchen

Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian mengatakan bahwa evaluasi menyeluruh akan difokuskan pada peningkatan konsistensi permainan, kesiapan fisik, hingga mental bertanding.

Aspek tersebut dinilai krusial, terutama saat menghadapi tim-tim dengan fleksibilitas komposisi pemain seperti yang diperlihatkan Prancis di turnamen kali ini.

Dengan tekad untuk bangkit, Fajar pun hasil pahit ini bisa menjadi titik balik untuk kembali membawa Indonesia bersaing di level tertinggi pada turnamen beregu dunia berikutnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X