SportlinkNews - Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 tak hanya meninggalkan cerita di atas lapangan, tetapi juga mencatatkan standar baru dalam penyelenggaraan turnamen bulu tangkis dunia.
Dari atmosfer Istora yang kembali penuh sesak hingga konsep sportainment yang hidup, ajang ini mendapat pujian langsung dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Istora Senayan kembali berubah menjadi pusat perhatian dunia bulu tangkis. Ribuan penonton memadati arena, menciptakan atmosfer khas Indonesia Open yang selama ini dikenal sebagai salah satu yang paling meriah di kalender BWF World Tour.
Baca Juga: Grup J Piala Dunia 2026: Jordania Ukir Sejarah, Siap Jadi Kejutan di Piala Dunia 2026
Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini sejalan dengan semangat "Pride of the Nation", yang bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga kebanggaan dalam menghadirkan event kelas dunia.
"Alhamdulillah Polytron Indonesia Open 2026 berjalan lancar, aman, dan sukses. Walaupun kami berharap ada gelar juara, saya percaya itu hanya soal waktu," ujar Budiharto dalam jumpa pers di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Juni.
Lebih dari sekadar turnamen, Indonesia Open 2026 hadir dengan konsep sportainment yang menggabungkan pertandingan elite dunia dengan hiburan musik, area interaksi fans, hingga sesi meet and greet.
Baca Juga: Jorge Martin Kecelakaan di GP Hungaria, Sanksi Penalti Menunggunya di GP Ceko
Pendekatan ini membuat Istora tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga festival bagi keluarga dan pecinta bulu tangkis.
Budiharto menambahkan bahwa salah satu tujuan utama penyelenggaraan tahun ini adalah mengembalikan euforia bulu tangkis di Indonesia, dengan menghadirkan pengalaman yang lebih dekat antara pemain dan penonton.
"Kami ingin membangun kembali euforia itu dengan cara yang lebih dekat dengan fans, agar bulu tangkis tidak hanya ditonton, tetapi juga dirasakan," tuturnya.
Baca Juga: Mental Baja Garuda Muda, Indonesia Tundukkan Vietnam dan Segel Tiket Semifinal
Apresiasi tinggi juga datang dari BWF. Event Director BWF, Selvaam Supramaniam, menyebut Indonesia Open 2026 sebagai salah satu edisi terbaik yang pernah mereka evaluasi.
"Ini lebih dari ekspektasi kami. Penggunaan LED dan kreativitas penyelenggaraan sangat luar biasa. Banyak hal yang bisa kami pelajari dari sini," ucapnya.
Menurut BWF, inovasi yang dilakukan Indonesia menjadi tolok ukur baru bagi tuan rumah turnamen lain, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga itu sendiri.
Artikel Terkait
Dulu Terinspirasi Jojo, Kini Victor Lai Juara Indonesia Open 2026
Sempat Unggul, Raymond/Joaquin Gagal Amankan Gelar Indonesia Open 2026
Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Pilih Ambil Jeda
An Se Young Juara Indonesia Open 2026, Raih Gelar Super 1000 ke-9
Christiansen/Boje Juara Indonesia Open 2026, Lengkapi Koleksi Gelar BWF Series