Tri Kusharjanto Buka Babak Baru Karier sebagai Pelatih di Kanada

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 25 Juni 2026 | 23:06 WIB
Legenda bulutangkis Indonesia Tri Kusharjanto, memutuskan untuk melatih klub Kanada pada tahun ini.
Legenda bulutangkis Indonesia Tri Kusharjanto, memutuskan untuk melatih klub Kanada pada tahun ini.

SportlinkNews - Kiprah legenda bulu tangkis Indonesia, Tri Kusharjanto, memasuki babak baru. Peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 itu resmi menerima tawaran untuk menjadi pelatih di Kanada setelah bergabung dengan MSD Sport Agency.

Mantan pemain spesialis ganda yang dikenal dengan permainan atraktifnya tersebut akan bertugas di GX Badminton, salah satu klub bulu tangkis ternama yang bermarkas di Calgary, Kanada.

Kesepakatan kerja sama itu menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Tri setelah pensiun sebagai atlet.

Baca Juga: Undian Perempat Final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026!

Tri mengaku antusias menyambut kesempatan tersebut. Menurutnya, kehadiran MSD Sport Agency memberikan jalur profesional bagi para mantan atlet untuk melanjutkan karier di luar negeri, baik sebagai pelatih maupun pemain.

"Terima kasih kepada MSD Sport Agency yang membantu karier kami sebagai mantan atlet bulu tangkis bisa tersalurkan secara resmi, baik sebagai pelatih maupun pemain di luar negeri," ujar Tri usai penandatanganan kerja sama di Kantor Reyhan Moses Tulaar S.H & Co Pengacara dan Konselor, Bandung, Rabu, 24 Juni ini.

Ia menambahkan seluruh proses keberangkatan hingga penempatan di Kanada mendapatkan pendampingan penuh dari agensi tersebut.

Baca Juga: Apriyani Pindah ke Ganda Campuran, PBSI Rombak Komposisi Pelatnas

"Bersama MSD Sport Agency saya dijamin mulai dari berkas keberangkatan hingga nantinya di sana. Setelah saya bilang ke keluarga dan mereka menyetujui, maka saya memutuskan berangkat," kata ayah dari pemain spesialis ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto itu.

Nama Tri memang memiliki rekam jejak panjang di dunia bulu tangkis. Selain meraih medali perak Olimpiade Sydney bersama Minarti Timur, ia juga mempersembahkan medali emas SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.

Sepanjang karier profesionalnya dari 1983 hingga 2006, Tri mengoleksi 16 gelar internasional, termasuk enam kali menjuarai Indonesia Open.

Baca Juga: Resmi! Francesco Bagnaia Bergabung ke Aprilia Racing untuk Empat Musim

Reputasi tersebut menjadi salah satu alasan GX Badminton menjatuhkan pilihan kepada pria kelahiran Yogyakarta itu.

Klub yang bernaung di bawah Calgary South Racquet Sports tersebut menilai pengalaman dan prestasi Tri dapat membantu pengembangan atlet-atlet muda mereka.

"Sekali lagi terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya merasa terhormat karena memang sebelumnya belum pernah mendapatkan tawaran seperti ini," tambah Tri.

"Saya juga sudah berbicara dengan pihak GX Badminton melalui daring dan mereka mengungkapkan ketertarikan kepada saya."

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X