SportlinkNews - Dua ganda putra Indonesia kembali gugur di French Open 2024.
Pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus angkat koper.
"Leo/Daniel memang masih menjadi pekerjaan rumah bagaimana untuk mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han," kata pelatih ganda putra Aryono Miranat.
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang dijuluki The Babies ditekuk pasangan Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han dengan skor 14-21, 15-21 di Arena Porte de la Chapelle, Paris, Rabu (6/3/2024).
"Saya sudah diskusi dengan Leo/Daniel dan mereka penasaran juga kenapa belum bisa menembus. Secara persiapan, kami sudah menganalisa lewat video-video pertandingan tapi memang di lapangannya belum berhasil eksekusinya. Harus lebih tenang, lebih sabar dan akurasi pukulannya harus lebih akurat lagi," ungkap Aryono Miranat.
Baca Juga: French Open 2024: Chico Kejutkan Kodai Naraoka
Lebih lanjut dikatakan menghadapi Lu/yang butuh kesabaran. Terlebih lawan dalam performa yang lengkap.
"Lawan punya kekuatan di speed dan power, memang di kondisi lapangan ini mereka bisa lebih tangguh," tuturnya.
Sementara itu, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga tumbang dari ganda putra Taiwan. Ranking sembilan dunia itu harus mengakui keunggulan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dua gim langsung 11-21, 17-21.
"Bagas/Fikri hari ini selalu berada di dalam tekanan, kurang bisa mengantisipasi kecepatan lawan. Terlalu pelan mainnya. Di gim kedua polanya coba diubah dan sudah benar tapi penyelesaian akhirnya kurang baik, beberapa kali harusnya ada kesempatan mendapat poin malah melakukan kesalahan sendiri," ungkap Aryono.
Baca Juga: French Open 2024: The Daddies Senasib dengan Jonatan Christie
Pada edisi 2023 tercatat juara All England 2022 itu mampu melangkah ke partai puncak sebelum kalah dari wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dengan skor 14-21, 21-10, 18-21.
Aryono Miranat menyebut Bagas/Fikri tidak bisa keluar dari tekanan lawan sepanjang laga. Saat lawan nyaman dalam bermain, Bagas/Fikri terlihat mengendur sehingga harus menyerah dalam tempo 30 menit langsung dari pasangan ranking 14 dunia itu.
Pelatih kelahiran 27 April 1964 itu berharap semangat Bagas/Fikri bisa terus membara mengingat pekan depan akan tampil di All England 2024.
Dengan persiapan lebih baik lagi, runner up Orleans Masters 2023 itu diharapkan bisa tampil maksimal dan mengulang prestasi apik di edisi 2022 dengan menjadi juara.
Artikel Terkait
Dua Wanita Bersaing dengan Wasit Pria dalam Seleksi dan Kursus Lisensi C1
Papua Kandidat Tuan Rumah Piala AFF U-16, PSSI Sudah Inspeksi
Biotech Hack Menjanjikan Kentang Goreng Segar yang Lebih Renyah dan Beraroma
Pendapatan Komersial Liverpool Naik Rp 5,42 Triliun, Tapi Masih Kalah dengan 2 Manchester
Saatnya Sport Science Campur Tangan dalam Prestasi Olahraga Indonesia