Gregoria Mariska Tunjung Tantang Akane Yamaguchi di Perempatfinal All England 2024

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 15 Maret 2024 | 05:26 WIB
Gregoria Mariska Tunjung berhasil melewati tantangan berat dengan menumbangkan Zhang Beiwen di babak 16 besar All England 2024. (pbsi)
Gregoria Mariska Tunjung berhasil melewati tantangan berat dengan menumbangkan Zhang Beiwen di babak 16 besar All England 2024. (pbsi)

SportlinkNews - Gregoria Mariska Tunjung berhasil melewati tantangan berat. Pebulutangkis Amerika kelahiran Cina Zhang Beiwen ditumbangkan. Berikutnya, tunggal putri Indonesia ini akan berhadapan dengan unggulan keempat asal Jepang Akane Yamaguchi.

"Melawan Akane tidak akan mudah, saya akan analisa lagi dengan tim permainan dia hari ini seperti apa, istirahat yang maksimal lalu bersiap untuk memberikan yang terbaik," kata Gregoria Mariska Tunjung.

Gregoria Mariska Tunjung unggulan ketujuh All England 2024. Dia sukses menapak ke babak 8 besar setelah menekuk Beiwen Zhang dengan skor 21-19, 24-22 di babak 16 besar, Kamis (14/3).

Baca Juga: Jagoan Jepang Ditumbangkan, Berikutnya Ini Calon Lawan Ginting di Perempat Final All England 2024

Gregoria Mariska Tunjung mengakui kemenangannya atas Beiwen Zhang tidaklah mudah. Dia harus jatuh bangun dalam pertandingan yang berlangsung selama 39 menit dalam turnamen Super 1000 itu.

Jorji -sapaan Gregoria Mariska Tunjung- kesulitan untuk mengimbangi permainan Zhang di awal pertandingan. Pertahanannya mudah sekali ditembus oleh serangan lawan sehingga tertinggal 3-6.

Di sisi lain, Gregoria juga kerap membuat kesalahan-kesalahan sendiri seperti pukulannya keluar dari lapangan dan menyangkut di net. Alhasil, dia terus ketinggalan di angka 4-8 dan kemudian 11-8 di interval gim pertama.

"Bersyukur sekali karena saya bisa melewati tantangan yang berat karena Zhang Beiwen terus memberikan tekanan dari gim pertama," ungkap Gregoria.

Baca Juga: Tiga Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar All England

Selepas jeda, pemain ranking tujuh dunia itu semakin tertekan oleh smash-smash mematikan yang dilancarkan oleh Zhang sehingga tertinggal 10-15. Namun, perlahan-lahan dia mulai memperbaiki permainannya dan bisa mendekat di angka 14-16.

Tapi, dia berusaha tenang dan sabar dalam mengontrol bola. Gregoria perlahan bangkit dan menambah poin-poin kritis. Alhasil dia sukses memantik kemenangan dengan skor 24-22.

"Di gim kedua malah sempat dia unggul cukup meyakinkan empat poin tapi akhirnya saya bisa membalikkan keadaan dengan bermain lebih safe," katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Badminton Indonesia (@badminton.ina)

 

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X