Olimpiade Paris 2024: Meski Sudah Biasa Main, Gregoria Masih Tegang

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 29 Juli 2024 | 07:21 WIB
Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri Indonesia masih tegang sebelum akhirnya menang pada laga pertama grup Olimpiade Paris 2024. (PBSI/Badmintonphoto/Mikael Ropars)
Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri Indonesia masih tegang sebelum akhirnya menang pada laga pertama grup Olimpiade Paris 2024. (PBSI/Badmintonphoto/Mikael Ropars)

SportlinkNews - Atlet bulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung mengawali langkah dengan tidak mudah di Olimpiade Paris 2024. Tunggal putri Indonesia sempat tegang sebelum akhirnya menang.

"Hari ini cukup tegang ya karena berbarengan dengan yang mainnya jadi penontonnya sangat bersemangat," kata Gregoria Mariska.

Pada laga Porte De La Chapelle Arena, Paris, Minggu (28/7) Gregoria Mariska menghadapi Polina Buhrova (Ukraina).

Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Ginting Akui Sempat Kesulitan Taklukkan Howard Shu

Laga pertama babak penyisihan grup Olimpiade Paris 2024, itu berlangsung serempak, sehingga penonton riuh.

Gregoria akhirnya mampu menghentikan perlawanan sengit Polina Buhrova dengan dua gim 21-10, 21-15.

Meski dinilai menang mudah, atlet 24 tahun itu mengaku cukup tegang menghadapi pertandingan pembukanya.

Baca Juga: Atasi Masalah Kesehatan Mental dengan Melakukan Latihan Ini Setiap Hari

“Sebenarnya enggak karena sudah terbiasa main di Olympics jadi saya rasa kadang ketegangan ini munculnya saat main, tapi puji tuhan saya bisa lewatin,” ungkapnya.

Gregoria unggul dari segi peringkat dan pengalaman, ia terus menekan Buhrova sepanjang laga, bahkan sempat unggul 6-0 pada gim pertama.

Gregoria mampu mempertahankan keunggulannya di gim pertama dan berhasil mengakhirinya dengan kemenangan 21-10.

Baca Juga: Southwark Stars Disability FC Capai Tonggak Sejarah dengan Peluncuran Seragam 2024/25

Gim kedua berlangsung lebih sengit lantaran Polina Buhrova bermain lebih agresif dan beberapa kali membuat Gregoria kerepotan dengan penempatan-penempatan bola yang sulit dijangkau.

Gregoria sempat tertinggal 8-11. Beruntung selepas turun minum, Gregoria kembali menemukan ritme permainannya. Perlahan, ia berhasil mencuri poin demi poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 13-13.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X