Atlet berusia 24 tahun itu akhirnya terus melaju dan mengunci kemenangan dengan skor 21-15.
"Sejujurnya tadi karena tegang sih, jadi minta pelatih untuk mengingatkan saya, kalau gesture saya sudah tidak enak, mungkin diminta untuk ingatkan aja, mungkin tarik napas, atau gak udah mikir mau main gimana, rileks dulu, jangan tegang, karena tadi cukup tegang," papar Gregoria.
Selanjutnya, Gregoria Mariska Tunjung akan menghadapi Terezza Svábíková (Republik Ceko) pada pertandingan kedua penyisihan Grup G, Rabu (31/7/2024).
Baca Juga: Promosi Budaya, Seni dan Olahraga di Tengah Perang Ukraina
Gregoria Mariska berharap bisa bermain lebih baik agar tak lagi banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.
"Pastinya yang main di Olympic sangat bagus dan perwakilan paling bagus di negara tersebut, saya coba mempelajari permainannya dia, dan bertarget juga untuk menang," katanya.
Dia mengungkapkan akan berusaha semaksimal mungkin, belajar terus. Dikatakan, tidak mudah untuk bisa mempertahankan permainan.
"Ada kalanya bisa naik turun karena masih tegang, mencoba sebisa mungkin untuk lebih rileks dan lebih tenang, mainnya pasti lebih enak, lebih tenang, dan tidak ada yang perlu ditakutkan," pungkas Gregoria Mariska.
Artikel Terkait
Keajaiban Welber Jardim: Dari Cedera hingga Membawa Indonesia ke Final ASEAN Cup U-19 2024
Timnas U-19 Indonesia Wajib Waspada, Rekor Impresif Thailand di Partai Puncak ASEAN Cup U-19 Mengerikan
Southwark Stars Disability FC Capai Tonggak Sejarah dengan Peluncuran Seragam 2024/25
Mourinho Pecahkan Rekor Transfer Fenerbahce, tapi Masih Ingin Obok-obok Manchester City
Manny Pacquiao Bertarung seperti Usia 100 Tahun, Kewalahan Melawan Rukiya Anpo