Rexy Mainaky, yang juga merupakan peraih emas Olimpiade Atlanta 1996, mengaku antusias bekerja sama dengan Jonassen.
Baca Juga: Tundukkan Bali United, Banten Warrior Raih Kemenangan Penting di Pekan ke-11 Liga 1 2024/2025
Rexy menyebutkan bahwa Jonassen memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi bakat besar seorang pemain.
Pengalaman ini dialami Rexy saat Jonassen memuji potensi Justin Hoh, salah satu pemain Malaysia, setelah pertandingan di Piala Thomas 2024.
"Menemukan bakat luar biasa adalah ciri khas Jonassen. Itu yang membuatnya mampu membentuk Axelsen menjadi juara Olimpiade dan membantu Antonsen menjadi pemain kelas dunia," ujar Rexy.
Baca Juga: Lolos ke Final China Masters 2024, Jonatan Christie Pastikan Tempat di World Tour Finals
Tak hanya itu, Jonassen juga dikenal cermat dalam menganalisis pertandingan dan mampu menanamkan kekuatan mental kepada pemainnya.
"Dia selalu hadir, memperhatikan detail kecil yang dapat meningkatkan performa pemain."
"Energinya menular dan memberikan masukan berharga selama pertandingan untuk meningkatkan peluang kemenangan," tambah Rexy.
Baca Juga: Timnas Dibanjiri Sponsor, Erick Thohir: Pentingnya Transformasi Sepak Bola Nasional
Meski membawa banyak pengalaman dan prestasi, Jonassen dihadapkan pada tantangan baru, yakni beradaptasi dengan gaya kepelatihan di Asia.
Rexy menyebutkan bahwa diskusi akan dilakukan untuk menyelaraskan gaya Eropa yang dimiliki Jonassen dengan pendekatan Asia.
"Kami akan duduk bersama untuk merancang program yang memadukan kekuatan gaya Asia dan Eropa."
Baca Juga: Nicky Butt Ketangkap Basah Bersama Wanita Pirang Misterius
"Saya yakin, dengan pengetahuannya sebagai pelatih kelas atas, dia akan memberikan kontribusi besar," ujar Rexy.
Artikel Terkait
Man City 0 Tottenham 4: Pep Guardiola Kalah 5 Kali berturut-turut, Pacuan Gelar Juara Berakhir Sebelum Natal
Milan Melempem Dicemooh di San Siro setelah Imbang 0-0 dengan Juventus
Serie A | Parma 1-3 Atalanta: Surga Ketujuh bagi Sang Dewi yang Tak Terhentikan
10 Pemain Barcelona Ditahan Celta Vigo, Hansi Flick Emoh Cari Alasan
Guardiola Tak Menyangka City Diobok-obok Tottenham 4-0