Sementara Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Daniel Marthin, Dejan Ferdinansyah, Rinov Rivaldy, Lisa Ayu Kusumawati, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Gloria Emanuelle Widjaja, Komang Ayu Cahya Dewi bermain di Kejurnas bersama Djarum Kudus.
Menurut Ricky, meski ada perubahan regulasi pada Kejurnas 2024, sejumlah nama pemain Pelatnas Cipayung yang akan tampil ke BWF World Tour Finals 2024 di Hangzhou, China, tetap tidak diizinkan tampil di kejurnas.
Dengan aturan seperti ini, pemain pelatnas seperti Gregoria Mariska Tunjung (Mutiara Cardinal Bandung), Fajar Alfian/M. Rian Ardianto (Sangkuriang Graha Sarana Bandung/Jaya Raya Jakarta), dan Amalia Cahaya Pratiwi/Febriana Dwipuji Kusuma (Mutiara Cardinal Bandung/Djarum Kudus), tidak akan tampil membela klubnya di kejurnas. Juga Jonatan Christie yang kebetulan klub asalnya, Tangkas Jakarta, absen.
"Semua pemain Pelatnas Cipayung ini absen di Kejurnas 2024 karena tengah kami persiapkan untuk tampil maksimal ke BWF World Tour Finals 2024 di Hangzhou, China," tegas Ricky.
Baca Juga: Kenneth Jonassen Resmi Latih Tunggal Putra Malaysia, Siapkan Langkah Menuju Olimpiade
Para pemain yang berlaga yakni Moh Reza Pahlevi Isfahani (Jaya Raya), Siti Fadia Silva Ramadhanti (Djarum Kudus), dan Kyla Legiana Agatha (Mutiara Cardinal) menyambut positif WONDR by BNI Kejurnas PBSI 2024.
Menurut Reza dengan hadirnya pemain Pelatnas Cipayung turut membuat persaingan menjadi seru mulai dari babak fase grup. Sebagai juara bertahan, pemain kelahiran 6 Agustus 1998 itu bertekad untuk mempertahankan gelar juara. Terlebih tahun ini Jaya Raya akan diperkuat pemain senior yakni Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon.
“Persiapan saya menghadapi ajang WONDR by BNI Kejurnas PBSI 2024 mungkin sedikit terganggu seusai tampil di China Masters 2024 silam. Saya tidak punya banyak waktu persiapan, kehadiran saya di turnamen ini sebagai bentuk tanggung jawab saya kepada klub saya yakni Jaya Raya. Semoga saya bisa mempersembahkan yang terbaik buat klub saya di ajang WONDR by BNI Kejurnas PBSI 2024,” ujar pemain asal Blitar itu.
Baca Juga: Media Inggris Soroti Nasib Nathan Tjoe-A-On di Swansea City
Senada dengan Reza, pebulutangkis spesialis ganda putri yakni Fadia juga punya tekad untuk mempersembahkan yang terbaik buat klubnya. Pemain kelahiran 16 Agustus 2000 itu berharap bisa cepat beradaptasi mengingat pada ajang WONDR by BNI Kejurnas PBSI 2024 bermain dengan sistem beregu campuran seperti ajang Piala Sudirman.
“Ajang ini sebagai pembelajaran buat kami untuk tampil di turnamen beregu campuran. Tentu ajang ini sangat berbeda dengan nomor perorangan, semoga saya bisa menampilkan yang terbaik untuk klub saya,” ungkap peraih medali emas SEA Games 2021 bersama Apriyani Rahayu itu.
Tekad yang sama tidak hanya ditunjukkan oleh Reza dan Fadia, pebulutangkis tunggal putri yakni Kyla Legiana Agatha juga berharap bisa memberikan yang terbaik buat timnya. Pemain kelahiran 18 Agustus 2003 itu siap memberikan yang terbaik untuk klubnya dengan berbekal pengalamannya menimba ilmu selama berada di Pelatnas Cipayung.
Baca Juga: Wanda Nara Usir Mauro Icardi Lewat Bantuan Polisi
“Pada ajang WONDR by BNI Kejurnas PBSI 2024 tentu berbeda karena kami akan bermain secara beregu. Kami mencoba untuk berlatih terutama dari segi mental untuk lebih siap tampil di ajang ini,” ungkap wanita asal Bandung itu.
Sementara menurut Armand Darmadji, Ketua Panitia Penyelenggara, meskipun sudah terbentuk Kepengurusan PP PBSI 2024-2028, ajang Kejurnas ini merupakan hajatan pamungkas kepengurusan PP PBSI masa bakti 2020-2024.
Artikel Terkait
Nike Kobe 9 Natal Kembali Hadir pada Bulan Desember
Raphinha Marah Sebut Las Palmas Mengulur Waktu, tapi Pemain Barca Itu Takut Sanksi
Bruno Fernandes Bikin Cemas Penggemar Manchester United
Manny Pacquiao Bisa Bertarung sampai Usia 50, Mengincar Comeback Melawan Mario Barrios
Antonio Conte: De Laurentiis Perlu Tahu, Napoli Butuh Bala Bantuan Musim Depan