SportlinkNews - Cedera engkel merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh pebulu tangkis, baik amatir maupun profesional.
Cedera ini terjadi karena pergelangan kaki menerima tekanan atau beban berlebih saat bergerak cepat, melompat, atau melakukan perubahan arah mendadak—gerakan yang sangat umum dalam permainan bulu tangkis.
Bagi Anda yang gemar bermain bulu tangkis, penting untuk memahami penyebab, gejala, serta cara mencegah cedera engkel agar tetap dapat bermain dengan nyaman dan aman.
Penyebab Cedera Engkel pada Pebulu Tangkis
Cedera engkel umumnya disebabkan oleh gerakan yang tidak seimbang atau terlalu ekstrem pada pergelangan kaki. Beberapa penyebab utama meliputi:
1. Perubahan Arah Mendadak
Baca Juga: Awal Tahun yang Sibuk Bagi Skuad Barcelona, Tidak Ada Pesta Tahun Baru
Saat bermain bulu tangkis, pemain sering melakukan gerakan lateral cepat yang dapat memaksa engkel untuk menopang tubuh secara tiba-tiba.
2. Pendaratan Tidak Tepat
Melompat untuk smash atau pengembalian kok sering diikuti dengan pendaratan yang kurang stabil, meningkatkan risiko cedera engkel.
3. Kelelahan Otot
Bermain terlalu lama atau kurang pemanasan dapat membuat otot di sekitar pergelangan kaki menjadi lemah, sehingga rentan cedera.
4. Kondisi Lapangan atau Sepatu
Baca Juga: Kandaskan Leicester City, Arne Slot: Tidak Ada Kemenangan yang Mudah Bagi Kami
Lapangan yang licin atau sepatu yang tidak mendukung pergerakan cepat dapat menjadi faktor penyebab cedera engkel.
Gejala Cedera Engkel
Cedera engkel biasanya ditandai oleh beberapa gejala berikut:
Baca Juga: Keren Habis Tampilan Adidas Crazy 2 All Star Milik Kobe Bryant
Artikel Terkait
Jordy Wehrmann Sebut Arne Slot sebagai Pelatih Hebat, Liverpool Dinilai Beruntung
Liverpool Dianggap Tak Terkalahkan, Prediksi Juara Liga Inggris 2024-2025 Semakin Kuat
Gary Neville Sebut Liverpool Tim Terbaik Liga Inggris, tapi Ada Satu Ancaman Besar
Liverpool 3 Leicester 1: The Reds Memperpanjang Keunggulan Gelar
Chelsea 1 Fulham 2: Rodrigo Muniz Akhiri Kutukan 45 Tahun Stamford Bridge