“Bermain di Istora Senayan membuat saya merasa tegang karena ini kali pertama saya bermain di sini. Saya mencoba untuk bermain maksimal dan berupaya lebih tenang lagi. Saya pengin mengeluarkan permainan terbaik saya di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2025,” ungkap Chiara.
Kegemilangan Chiara sayang tidak diikuti tunggal putri Indonesia lainnya yang bermain di kualifikasi yakni Ruzana. Pemain kelahiran 22 April 2005 itu terhenti di babak kualifikasi seusai menyerah dari wakil Azerbaijan, Keisha Fatimah Az Zahra dengan skor 17-21, 21-16, 19-21.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Main Film Ghost Soccer: Bola Mati Usai Dipecat PSSI
Dikontrak Rp 5,2 Triliun, Erling Haaland Menjadi Lebih Besar dari David Beckham
KONI NTT Tegas, Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 Melanggar Piagam Olimpiade
Persib Sesalkan Aksi Rasis kepada Pemain Dewa United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Legendaris Korea Kim Yeon-kyung Lewat, Megawati Melambung dalam Kategori Serangan