SportlinkNews - Menang mental menjadi kunci utama kemenangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu atas unggulan pertama asal Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund di babak pertama German Open 2025.
Laga ini berlangsung Rabu, 26 Februari malam, di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Jerman.
Menghadapi unggulan teratas, bagi pasangan peringkat 43 dunia itu tidak mudah. Karena lawan dinilai berusaha untuk menjatuhkan mental mereka.
Baca Juga: Tes Pramusim F1: Pembalap McLaren Lando Norris Catat Waktu Tercepat Ungguli Russel dan Verstappen
Jafar mengaku memang memainkan startegi untuk menyerang lebih banyak menghadapi pasangan Denmark peringkat 13 dunia itu.
"Kami menekan lawan lebih dulu sejak awal. Ini agar tidak memberikan mereka ruang untuk berkembang permainannya," katanya.
"Jangan sampai lawan mengangkat bola, karena serangan mereka cukup menyulitkan jika mendapatkan kesempatan," ujarnya.
Terlebih pasangan Denmark ini dinilainya unggul secara fisik dan postur.
Baca Juga: Persib Bandung Fokus Adaptasi Ramadan, Target Back to Back Juara Liga 1
Jesper, kata Jafar sempat melancarkan psywar di gim kedua. Saat ada insiden smes keras Felisha secara tidak sengaja mengenai pasangan Denmark tersebut di kedudukan 12-12.
Jesper bereaksi keras dengan melakukan protes ke wasit. Dia bahkan sempat berjalan ke arah Felisha yang berdiri depan net.
Namun aksi provokasi lawan itu, dinilai Jafar tidak terlalu berpengaruh kepada dirinya dan Felisha. Karena dirinya tahu lawan sedang mencoba merusak konsentrasinya untuk berusaha merusak ritme.
"Kami tahu mereka mau merusak ritme dan melakukan tekanan lewat psywar," ucap Jafar.
"Tapi, kami tidak mau terpancing dan tetap fokus pada pola permainan meski mereka coba menggoyahkan di poin-poin akhir," tegasnya lagi.