bulutangkis

Swiss Open 2025: Febriana/Amallia Bangkit dari Kekalahan Gim Pertama, Amankan Tiket ke Perempat Final

Jumat, 21 Maret 2025 | 01:50 WIB
Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi saat tampil di babak kedua Swiss Open 2025, Kamis, 25 Maret 2025. Mereka sukses melaju ke perempatfinal.

SportlinkNews - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi melaju ke perempat final Swiss Open 2025 setelah menaklukkan wakil Chinese Taipei, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.

Bertanding di St. Jakobshalle, Kamis, 20 Maret 2025, waktu setempat, unggulan ketiga itu menang dengan skor 17-21, 21-11, 21-13.

Di pertandingan ini, Febriana/Amallia harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan setelah kalah di gim pertama. 

Kalah start dan banyak memberikan bola yang menguntungkan lawan diakui menjadi salah satu penyebab kekalahan mereka di gim awal.

Baca Juga: Indonesia Kandas dari Australia 1-5, Shin Tae-yong: Ini Hanya Masalah Waktu

"Di gim pertama, kami memang banyak melakukan kesalahan sendiri. Sudah coba mengejar, tapi sempat kehilangan fokus juga, jadi hasilnya kurang maksimal," ujar Amallia dikutip dari PBSI.

Pada gim kedua, Febriana/Amallia coba memperbaiki pola permainan. Febriana menjelaskan bahwa mereka lebih sabar dalam mengatur tempo permainan, terutama karena kondisi shuttlecock yang cenderung lambat.

"Kami harus bermain rally lebih dulu sebelum menyerang. Itu yang kami lakukan juga di gim ketiga, menjaga agar kunci yang membuat kami bisa mengambil alih kendali permainan tetap berjalan," kata Febriana.

Baca Juga: Kalahkan Hangtuah di Pekan ke-8 IBL 2025, Prawira Bandung Tunjukkan Permainan Kolektif yang Solid

Meski menang, Amallia menilai masih banyak yang harus dievaluasi, terutama dalam menjaga ketenangan saat berada di posisi match point.

"Karena setelah match point di gim ketiga, kami malah jadi terburu-buru dan kehilangan beberapa poin. Hal ini tidak boleh terjadi lagi di pertandingan berikutnya," tambahnya.

Di babak delapan besar, Febriana/Amallia akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketujuh, Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong. 

Baca Juga: Diserang Warganet Usai Timnas Indonesia Keok di Australia, Erick Thohir Ngeles Begini Jawabannya

Ganda Thailand itu sebelumnya menang 21-18, 21-11 atas Hung Hsin En/Lee Chih Chen dari Chinese Taipei.

Secara rekor pertemuan, Febriana/Amallia masih tertinggal 0-1 dari calon lawannya. 

Pada pertemuan terakhir di babak 16 besar Syed Modi International 2023, Laksika/Phatimas berhasil menang dengan skor 21-12, 21-15.

"Siapa pun lawannya nanti, kami harus fokus ke diri sendiri dulu. Kami harus bisa memanfaatkan kesempatan yang ada ini," tegas Febriana.

Tags

Terkini