SportlinkNews - Para unggulan Indonesia di ganda putra dan tunggal putra berguguran di babak kedua Singapore Open 2025.
Unggulan ketujuh di ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus terhenti di 16 Besar usai kandas dengan skor 21-19, 16-21, 19-21 dari ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Ini adalah pertemuan pertama buat keduanya pasangan.
Sabar/Reza mengaku sudah mengeluarkan semua cara, tetapi belum cukup beruntung terutama di gim penentuan. Hal itu pun dinilai jadi pelajaran buat mereka ke depannya.
Baca Juga: Arab Saudi Sulit Pertahankan Ronaldo, Tidak Ada Isyarat Bakal Tampil di Piala Dunia Antarklub
"Pasangan India punya servis dan pengembalian servis yang baik, serangan drivenya juga bertenaga. Itu yang coba kami dibatasi dengan memegang permainan depan dan terus menyerang, kami banyak mengadu di sana," ucap Sabar.
Saat gim kedua, Sabar sempat mengalami kendala. Mimisan sempat keluar dari hidupnya, di gim kedua dan ketiga, meski begitu, Sabar menilai ini tidak terlalu serius karena dia tidak pusing dan tidak mengganggu performa juga.
Hasil Pahit juga dirasakan oleh juara tunggal putra Singapore Open 2022-2023, Jonatan Christie. Jojo yang menempati unggulan kelima, kali ini tidak mampu menahan pemainan Leong Jun Hao dari Malaysia dan akhirnya kandas 16-21, 19-21.
Baca Juga: Eliano Absen, Sandy Diragukan, Bek Kanan Timnas Indonesia Kritis?
Pertemuan dengan Jun Hao memang selalu ketat. Karena itu pula yang membuat keduanya setiap kali bertemu saling mengalahkan, tergantung kondisi kesiapan mereka.
Dengan kemenangan itu, maka Jun Hao sementara unggul satu pertandingan di lima pertemuan mereka.
Meski kalah, Jonatan mengatakan tetap bersyukur. Ia menyadari bahwa menghadapi lawannya tidak akan mudah, dan dia mengaku sudah memberikan yang terbaik.
"Saya sudah coba melakukan yang terbaik, tetapi ini lah hasilnya. Mungkin karena kondisi shuttlecock dan angin yang tidak stabil jadi ketika sudah enak dengan satu pola main, ketika ganti bola baru, feeling touchnya berbeda lagi, jadi harus meraba lagi permainanya," kata Jonatan.
Baca Juga: Oklahoma City Thunder Pastikan Tempat di Final NBA, Tim Pertama yang Lolos
"Sangat terasa setiap pergantian shuttlecock dari kecepatannya dan dari setiap pukulannya," tambahnya.
Secara permainan, Jonatan menilai sebenarnya tidak banyak yang berubah dari pola permainan Leong Jun Hao. Tapi kali ini, Jun Hao, dilihat Jonatan bermain lebih sabar dan memanfaatkan kesalahan yang dirinya buat.
Setelah ini, fokusnya akan langsung dialihkan ke Indonesia Open. Jonatan mengaku mau mengistirahatkan kondisi badannya terlebih dahulu, baru kemudian nanti dipersiapkan cara mainnya lagi.