SportlinkNews - Indonesia mempertahankan harapan untuk membawa pulang gelar juara di Japan Open 2025, meskipun tinggal dua wakil tersisa di babak perempat final. Dua ganda tersisanya ini menjadi penyelamat muka skuat Merah Putih.
Mereka adalah pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Lanny/Fadia sukses menunjukkan ganda tuan rumah, Mizuki Otake/Miyu Takahashi dengan skor meyakinkan 21-17, 21-14.
Meski menang, tetapi Lanny menegaskan kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Sempat kesulitan di awal, tetapi pada akhir mereka mampu mengatasinnya.
Baca Juga: Vanenburg: Filipina Bukan Lawan Enteng, Fokus Skema Permainan Jadi Kunci
"Kami sempat main bertahan dulu, tapi malah banyak buang poin karena kesalahan sendiri. Begitu mencoba bermain menyerang, hasilnya lebih baik," ujar Lanny.
Bermain dengan pemain Jepang yang ulet dan memiliki power yang bagus, kekuatan fisik, dinilai Fadia memang menjadi tantangan utama mereka.
Tapi, menurutnya, mereka menemukan jalan untuk mengatasinya, yakni melalui pola balik serangan yang efektif.
Pada babak 8 Besar, pasangan ini akan menghadapi unggulan pertama, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Menghadapi ganda China ini, Lanny menilai dirinya dan Fadia perlu untuk menyiapkan ketahanan di pertahanan dan jangan sampai mati sendiri.
Baca Juga: Vanenburg Siap Lakukan Rotasi, Timnas U-23 Fokus Hadapi Filipina
"Tentu ini tantangan berat, kami akan bermain nothing to lose. Terpenting, jangan kalah duluan dari segi mental," tegas Fadia menambahkan.
Sementara, itu, Fajar/Fikri melangkah ke babak selanjutnya usai petik kemenangan atas ganda Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard. dengan skor akhir yang ketat 21-14, 19-21, 21-11.
Sebenarnya, mereka bisa saja menyelesaikan pertandingan dalam dua gim, namun Fajar menyoroti perubahan strategi lawan di gim kedua yang mengandalkan bola-bola angkat.
"Kami menyusun ulang taktik di gim ketiga, lebih antisipasi dan paksa pola kami sendiri," katanya.
Baca Juga: Jersey Tandang Manchester United 2025-2026 Hadirkan Motif Salju Retro dengan Sentuhan Modern
Kemudian, sama dengan Lanny/Fadia, pasangan yang baru menjadi debut sebagai partner ini juga akan bertemu unggulan pertama, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia di babak selanjutnya,
Goh/Izzuddin dinilai Fikri merupakan pasangan yang tangguh. Untuk itu, dirinya menekankan untuk pentingnya menjaga fokus.
"Kami harus lebih siap dan fokus dibanding hari ini," ujar Fikri, sembari menekankan pentingnya pemulihan optimal.