bulutangkis

Performa Belum Maksimal, Ginting Gugur Lagi di Awal China Open 2025

Rabu, 23 Juli 2025 | 21:15 WIB
Performa tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting di China Open 2025 belum optimal. Ia kembali tersingkir di babak pertama. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kembali belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di ajang China Open 2025. Setelah pekan lalu terhenti di babak awal Japan Open, Ginting kali ini juga harus angkat koper lebih cepat. 

Ia kandang di tangan wakil Kanada, Brian Yang, dalam duel tiga gim 21-9, 16-21, 14-21 pada babak pertama, Rabu, 23 Juli 2025, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou.

Setelah mengamankan gim pertama dengan impresif, ritmenya menurun drastis di dua gim berikutnya yang berakhir dengan kekalahan. Ginting mengakui jika performanya masih jauh dari optimal. 

Baca Juga: Merapat ke Malut United FC, Riyan Ardiansyah Menambah Daftar Pemain Jebolan PSIS

"Secara keseluruhan, performa saya baru sekitar 60-70 persen. Saya masih kesulitan beradaptasi cepat dengan kondisi lapangan dan kok yang berbeda dari saat latihan," tambahnya usai pertandingan.

Meski begitu, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. 

"Memang, kondisi angin di lapangan sangat terasa, kalah-menang anginnya membuat saya kesulitan menerapkan strategi dengan disiplin. Banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di gim kedua dan ketiga, yang membuat lawan makin percaya diri," ujar Ginting

Baca Juga: Seberapa Impresifkah Rekor Gol Haaland di Usia 25 tahun? Lebih Hebat dari Ronaldo

Meski secara hasil belum memuaskan, Ginting tetap mencoba mengambil sisi positif dari dua turnamen yang telah diikutinya. Ia menyebut mendapatkan atmosfer pertandingan, tekanan, dan ketatnya permainan yang selama cedera hilang. 

Dengan tersingkirnya Ginting, sektor tunggal putra Indonesia kini hanya menyisakan Jonatan Christie sebagai satu-satunya wakil di babak 16 besar. Jonatan berhasil melaju usai menundukkan pemain Singapura, Jason Teh, dua gim langsung 21-17, 21-12.

"Saya lebih percaya diri dan lebih bisa bermain all out lagi. Ini soal membalikkan rasa percaya diri, karena di beberapa turnamen sebelumnya permainan saya juga belum sepenuhnya kembali," kata Jojo, sapaan akrab Jonatan, usai kemenangan tersebut.

Baca Juga: Lagi-lagi Kontroversi Malaysia, Dicurigai Manipulasi Usia Pemain Setelah Tersingkir dari ASEAN Cup U23 

Jonatan kini mencatatkan tiga kemenangan beruntun atas Jason Teh, dan akan berjuang untuk menjaga harapan Indonesia di sektor tunggal putra dalam turnamen bergengsi ini.

Tags

Terkini