Dalam konteks ini, gelar juara yang diraih Alwi Farhan di Makau menjadi titik terang.
Baca Juga: Mohamed Salah dan Cody Gakpo Bawa Liverpool Raih Kemenangan Kedua dari Athletic Club
Tambahan 7.000 poin dari kemenangan tersebut membuatnya naik dua peringkat ke posisi 23 dunia.
Ia kini menjadi tunggal putra kedua Indonesia setelah Jonatan.
“Alhamdulillah, ini adalah salah satu wishlist saya sejak awal tahun. Saya senang akhirnya bisa meraih gelar pertama ini,” kata Alwi melalui keterangan PBSI.
Baca Juga: Skate Asia 2025 Resmi Dibuka, Momen Indonesia Tingkatkan Kualitas Ice Skating
Ia pun menargetkan tampil di level lebih tinggi, seperti Super 500 hingga Super 1000, untuk melengkapi koleksi gelarnya.
Tak hanya Alwi, performa apik juga ditunjukkan oleh Moh Zaki Ubaidillah.
Meski harus menyerah dari Alwi di babak kedua Macau Open, Zaki menjadi satu-satunya lawan yang memaksa Alwi bermain tiga gim.
Baca Juga: Dainese Suburban Air Shoes: Cocok untuk Bermotor di Iklim Panas
Berkat penampilannya, ia naik tiga tingkat ke posisi 44 dunia, mengungguli Chico Aura Dwi Wardoyo yang masih berkutat di tren kekalahan awal.
Yohanes Saut Marcellyno, yang terhenti di babak 16 besar, turun ke peringkat 77, tepat di bawah Anthony Ginting yang berada di posisi 24 dunia berkat proteksi ranking akibat cedera.