SportlinkNews - Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menatap musim 2026 dengan tekad bangkit dan meraih pencapaian yang lebih tinggi.
Usai menuntaskan agenda turnamen penutup tahun, BWF World Tour Finals dengan hasil yang kurang memuaskan, keduanya menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi tampil lebih kompetitif di kalender awal tahun depan.
Fikri menyebut pergantian tahun menjadi momentum penting untuk memulai lembaran baru.
Baca Juga: Hoki Es Ukir Sejarah, Hockey Indoor Penuhi Target Medali di SEA Games 2025
Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari evaluasi permainan hingga kesiapan menghadapi turnamen terdekat seperti Malaysia Open.
"Pastinya kami ingin mencari gelar tahun depan. Semoga bisa tampil lebih konsisten dan tidak mengulangi hasil yang kurang memuaskan," ungkapnya.
Fikri berharap proses persiapan yang dimulai sejak sekarang dapat membuahkan hasil nyata sepanjang 2026, seiring meningkatnya fokus dan kualitas permainan di setiap pertandingan.
Baca Juga: Tradisi Emas Voli Putra Indonesia Terhenti di SEA Games 2025
Senada dengan itu, Fajar juga menaruh harapan besar agar tahun depan menjadi periode kebangkitan bagi semua pihak.
Ia menekankan pentingnya fokus dan kontinuitas performa, baik bagi dirinya, Fikri, maupun Muhammad Rian Ardianto, mantan partnernya, di manapun mereka bertanding.
Menurutnya, 2026 harus menjadi tahun untuk mengejar ketertinggalan dan kembali bersaing di papan atas.
Baca Juga: Performa Lamine Yamal Melesat, Paulo Futre Beri Saran Tak Terduga
"Semoga ke depannya kami bisa terus berprestasi juga. Saya, Fikri maupun Rian dimanapun. Semoga di 2026 nanti, tahun depan bisa lebih baik lagi, lebih berprestasi lagi, fokus lagi dan mengejar ketertinggalan," tambahnya.
Dengan tekad yang sama, Fajar/Fikri menatap musim baru dengan optimisme.
Evaluasi, peningkatan fokus, dan ambisi meraih gelar menjadi fondasi utama langkah mereka menyongsong persaingan ganda putra dunia 2026 yang dinilai mereka akan lebih sengit lagi.