bulutangkis

Tim Putri Indonesia Bidik Start Positif Hadapi Hong Kong di BATC 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 22:39 WIB
Tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo comeback ke lapangan di Kejuaraan Asia Beregu 2026, usai menepi lama karena cedera. (PBSI)

SportlinkNews - Tim bulu tangkis putri Indonesia bersiap memulai perjuangan mereka di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 dengan menghadapi Hong Kong pada laga pertama Grup X, Rabu pagi, 4 Februari 2026, pukul 10.00 WIB. 

Laga perdana ini akan menjadi pijakan awal bagi putri Merah Putih untuk menentukan arah langkah di fase grup. Apalagi Indonesia akan menghadapi tantangan berat, yakni Jepang di laga berikutnya. 

Datang dengan komposisi tim yang seimbang, Indonesia menggabungkan pemain berpengalaman dan wajah-wajah muda yang tengah naik daun.

Baca Juga: Maarten Paes Resmi Gabung Ajax, Mimpi Masa Kecil Jadi Nyata

Siti Fadia Silva Ramadhanti dipercaya memimpin tim sebagai kapten, mengawal skuad yang ditargetkan mampu mencuri poin sejak laga pembuka.

Kepercayaan diri tim putri Indonesia turut terangkat berkat hasil positif yang diraih di dua turnamen terakhir, Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026. 

Modal tersebut diharapkan bisa menjadi bekal penting saat menghadapi Hong Kong, yang sebelumnya harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-5 pada laga perdana mereka.

Baca Juga: Sambut Hangat Utusan Afghanistan, Wamenpora Tegaskan Indonesia Siap Kerja Sama di Bidang Olahraga

Indonesia membawa sejumlah nama yang sudah akrab dengan atmosfer kejuaraan beregu. Di sektor tunggal, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Amallia Cahaya Pratiwi disiapkan menjadi andalan. 

Kabar kembalinya Ester yang telah pulih dari cedera menjadi suntikan optimisme tersendiri, terlebih sektor tunggal Hong Kong dinilai tidak terlalu menonjol.

Sementara itu, persaingan ketat diprediksi terjadi di sektor ganda.

Baca Juga: Bruno Moreira Kecewa Persebaya Gagal Petik Poin atas Dewa United Banten FC

Indonesia mengandalkan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan duet anyar Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Sementara Hong Kong bertumpu pada dua pasangan yang menghuni peringkat 30 besar dunia, yakni Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam dan Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan. Sektor ini merupakan kekuatan utama Hong Kong.

Laga melawan Hong Kong pun dipandang krusial sebagai ajang mengamankan langkah awal sekaligus membangun momentum. Terlebih, peluang Indonesia untuk bersaing di puncak Grup X terbuka lebar. 

Baca Juga: Hiljemark Tiba di Italia Gegara Jay Idzes Tampil Gemilang

Keputusan Jepang melakukan rotasi pemain dan tidak menurunkan tiga tunggal andalan mereka, yakni Akane Yamaguchi, Tomoka Miyazaki, dan Nozomi Okuhara, dinilai memberikan keuntungan bagi Indonesia.

Tags

Terkini