SportlinkNews - An Se Young kembali menegaskan statusnya sebagai ratu baru bulu tangkis dunia setelah tampil dominan di partai final dan meraih gelar BWF World Tour Super 1000 kesembilannya di Polytron Indonesia Open 2026.
Bangkit dari tekanan berat di semifinal, sang juara Olimpiade menunjukkan kelasnya saat mengatasi Akane Yamaguchi di laga puncak.
Bertanding dengan tempo tinggi sejak awal, di Istora senayan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026, An Se Young langsung mengubah jalannya pertandingan setelah melalui gim pertama yang ketat.
Baca Juga: Diwarnai Red Flag, Kimi Antonelli Menangkan Duel Lawan Lewis Hamilton di GP Monaco
Setelah sempat mendapat perlawanan sabar dari Yamaguchi, pemain Korea Selatan itu melesat tanpa terbendung dan mengunci kemenangan 23-21, 21-12 dalam waktu 39 menit.
Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi An Se Young yang terus berkembang di level elite dunia.
Sebelumnya, ia sempat harus berjuang keras untuk bangkit dari ketertinggalan jauh saat menghadapi Chen Yu Fei di semifinal, sebelum akhirnya memastikan langkah ke final.
Baca Juga: Arema FC Lepas Dua Pemainnya Usai Kompetisi Super League 2025/26
Usai laga semifinal yang menguras emosi, An mengakui dirinya sempat kecewa terhadap performanya sendiri. Namun ia bertekad untuk tampil berbeda di partai puncak dan berhasil membuktikannya.
Di sisi lain, Akane Yamaguchi yang sudah beberapa kali menjadi rival berat An Se Young, kembali harus mengakui keunggulan lawannya. Petenis Jepang itu menilai perkembangan An begitu signifikan di semua aspek permainan.
"Saya terkesan dengannya, karena permainannya semakin baik setiap kali saya bertanding melawannya," ujar Yamaguchi.
Baca Juga: Jorge Martin Kecelakaan di GP Hungaria, Sanksi Penalti Menunggunya di GP Ceko
"Jika dibandingkan dengan pertemuan terakhir, dia jauh lebih baik, baik secara mental maupun teknis. Saya tidak bisa berbuat banyak hari ini."
Memasuki laga final, An Se Young terlihat bermain lebih lepas dibanding hari sebelumnya. Ia mengaku mencoba melupakan tekanan dari semifinal dan fokus menjalani setiap poin tanpa terbebani skor.
"Ini sangat berarti bagi saya. Saya sangat senang bisa memenangkan banyak pertandingan," ucap An Se Young.
Baca Juga: Mental Baja Garuda Muda, Indonesia Tundukkan Vietnam dan Segel Tiket Semifinal
"Saya mencoba melupakan pertandingan kemarin, fokus pada hari ini. Saya hanya fokus satu poin demi satu poin, dan tidak terlalu memikirkan skor," tambahnya.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan An Se Young sebagai salah satu dominator baru di sektor tunggal putri dunia, dengan performa yang terus meningkat dari satu turnamen ke turnamen berikutnya.