bulutangkis

Fokus Jadi Kunci Putri KW Lolos ke-8 Besar China Open 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16 WIB
Satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia di China Open 2026, Putri Kusuma Wardani terus menjaga tren positifnya dengan melaju ke 8 besar, Kamis, 23 Juli.

SportlinkNews - Mampu menjaga fokus hingga poin terakhir menjadi kunci keberhasilan Putri Kusuma Wardani mengamankan tiket perempat final China Open 2026.

Tunggal putri Indonesia itu mengakui kemenangan atas wakil Thailand, Busanan Ongbamrungphan, bukan hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga kemampuannya mengatasi tekanan dan mengendalikan pikirannya sendiri.

Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Kamis, 23 Juli 2026, Putri Kusuma Wardani mengalahkan wakil Thailand, Busanan Ongbamrungphan, dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-14.

Baca Juga: Yamaha Siapkan Kepala Kru untuk Jorge Martin yang akan Bergabung Musim 2027

Kemenangan tersebut mengantarkannya memastikan satu tempat di perempat final turnamen BWF World Tour Super 1000 itu.

Meski menang tanpa kehilangan gim, Putri mengaku sempat berada dalam situasi yang tidak nyaman. Setelah unggul cukup jauh, konsentrasinya sempat menurun sehingga Busanan mampu mengejar bahkan menyamakan kedudukan.

Namun, ia berhasil kembali menemukan ritme permainan dan menutup pertandingan tanpa harus memainkan gim penentuan.

Baca Juga: Drawing Srikandi Merdeka Cup 2026: Garuda Pertiwi Jumpa Malaysia, Putri Nusantara Hadapi Thailand

"Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan lancar dan tidak ada cedera. Untuk keseluruhan cukup senang bisa menang, tapi juga ada beberapa poin catatan yang harus diperbaiki lagi," ujarnya. 

"Tadi kan sudah unggul beberapa poin, tapi Busanan bisa mengejar dan bahkan menyamakan kedudukan. Ini karena fokus pikiran saya sudah sedikit menurun, harus diakui jadi agak lepas pola permainannya walau akhirnya bisa balik lagi," tambah Putri.

Selain menjaga fokus, Putri menilai keberhasilannya juga ditentukan oleh strategi yang tepat dalam menghadapi karakter permainan Busanan.

Baca Juga: Takaaki Nakagami Bakal Tampil sebagai Wildcard GP Jepang di Motegi

Alih-alih terus memaksakan serangan, ia memilih lebih banyak mengarahkan shuttlecock ke area yang sulit dijangkau lawan.

Menurutnya, Busanan justru tampil lebih nyaman ketika diajak bermain cepat dengan pola menyerang. Karena itu, variasi penempatan bola menjadi senjata utama untuk mematahkan ritme permainan lawan.

"Dia tangannya bagus, cukup kuat juga, jadi memang tidak boleh asal buang bola. Ketika saya banyak menyerang dia malah lebih suka begitu. Kuncinya harus menjauh-jauhkan bola dari jangkauan dia," katanya.

Baca Juga: DBL Indonesia All-Star 2026 Memulai Perjalanannya Berguru ke Amerika Serikat

Putri menyebut pertandingan tersebut lebih banyak menjadi pertarungan melawan dirinya sendiri. Ia harus terus mengendalikan emosi dan menjaga kepercayaan diri agar tidak kehilangan momentum ketika lawan mulai bangkit.

"Tadi saya berkutat melawan pikiran dan melawan diri sendiri," ucapnya.

Tantangan yang lebih berat sudah menanti di perempat final. Putri dijadwalkan menghadapi wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, yang dikenal memiliki daya juang tinggi dan kemampuan bertahan yang solid.

Baca Juga: Garuda Pertiwi Kembali ke Panggung Elite ASEAN Usai Juara ASEAN Women's Cup 2026

Menghadapi duel tersebut, Putri menegaskan persiapan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis, tetapi juga penguatan mental agar mampu tampil lebih konsisten dibandingkan laga sebelumnya.

"Besok bertemu Tomoka, harus lebih teguh dan dikuatkan pikirannya. Waspada dengan bola atas dan uletnya dia," tuturnya.

Tags

Terkini