SportlinkNews - PP PBSI kembali mempercayakan Nova Widianto untuk memimpin sektor ganda campuran Pelatnas Cipayung.
Mantan pemain spesialis ganda campuran itu resmi ditunjuk sebagai kepala pelatih, menandai periode keduanya menangani sektor tersebut setelah sempat mengemban tugas serupa pada 2021.
Keputusan itu menjadi bagian dari langkah PBSI memperkuat pembinaan ganda campuran yang dalam beberapa tahun terakhir masih berupaya mengembalikan dominasinya di panggung internasional.
Baca Juga: Balsa Nikmati Debut di Piala Presiden, Bidik Trofi Bersama Persib
Pengalaman Nova sebagai mantan atlet elite sekaligus pelatih dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat peningkatan prestasi pasangan-pasangan Indonesia.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PP PBSI, Eng Hian, mengatakan penunjukan Nova didasarkan pada rekam jejaknya yang telah teruji, baik saat masih aktif bertanding maupun ketika beralih menjadi pelatih.
"Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih," ungkapnya.
Baca Juga: Dewa United Bawa Winger Lincah dari Brasil untuk Musim Super League 2026/27
"Kami berharap Nova dapat meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membawa ganda campuran Indonesia kembali bersaing dan berprestasi di level internasional," ungkap Eng Hian.
Nama Nova memang identik dengan kejayaan ganda campuran Indonesia.
Saat masih menjadi pemain, ia membentuk duet sukses bersama Liliyana Natsir dengan mempersembahkan gelar juara dunia pada 2005 dan 2007, serta medali perak Olimpiade Beijing 2008.
Baca Juga: Piala Presiden 2026: Persib di Ambang Trofi Kedua, Persebaya Jadi Ujian Terakhir
Karier kepelatihannya pun tidak kalah cemerlang. Setelah pensiun, Nova berhasil membina sejumlah pasangan berprestasi di level internasional. Salah satu pencapaian paling menonjol datang saat menangani tim Malaysia.
Ia mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang mengantarkan ganda campuran Negeri Jiran merebut gelar juara dunia melalui pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei pada 2024.
Kini, pengalaman tersebut dibawa pulang ke Cipayung.
Baca Juga: Cedera Kembali Kambuh, Maverick Vinales Resmi Digantikan Pol Espargaro untuk GP Inggris
PBSI berharap sentuhan Nova mampu mempercepat regenerasi sekaligus mengembalikan sektor ganda campuran sebagai salah satu andalan Indonesia dalam perebutan gelar di turnamen-turnamen dunia.
Kembalinya Nova juga diharapkan PBSI menjadi awal baru bagi sektor ganda campuran untuk membangun pasangan yang lebih kompetitif dalam menghadapi siklus kualifikasi menuju ajang-ajang besar, termasuk Olimpiade mendatang.