bulutangkis

Amri/Nita Tak Mau Terseret Polemik, Kejuaraan Dunia Jadi Fokus Utama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:00 WIB
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, memastikan langkah ke babak 16 besar Thailand Open 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Isu pengaturan pertandingan yang menyeret perhatian ke sektor ganda campuran tidak membuat aktivitas Pelatnas PBSI Cipayung berubah.

Bagi Amri Syahnawi, situasi internal tetap berjalan seperti biasa dan para pemain memilih mengarahkan perhatian pada persiapan menuju Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Amri yang berpasangan dengan Nita Violina Marwah mengaku tidak ingin suasana di pelatnas terganggu oleh isu yang masih dalam proses investigasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Baca Juga: Mahindra Mulai Jalani Pengujian Formula E Gen4 Setelah Tertunda Dua Bulan

"Suasananya mah biasa-biasa aja sih sebenarnya. Ya pelajaran aja juga buat kami. Ya kalau menurut saya kan kami jadi atlet juga bukan cari (keuntungan) itu sih sebenarnya kalau saya," kata Amri di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

BWF sebelumnya dikabarkan tengah melakukan investigasi terhadap sejumlah atlet yang dicurigai terlibat dalam pengaturan pertandingan. Meski belum ada nama atlet yang dinyatakan melakukan pelanggaran, isu tersebut sempat memunculkan spekulasi di kalangan penggemar.

Nama Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil ikut menjadi sorotan setelah mundur dari Kejuaraan Dunia 2026. Namun, belum ada informasi resmi yang mengaitkan keputusan tersebut dengan investigasi BWF.

Baca Juga: Cadillac Merekrut Kepala Tim F1 Baru Gantikan Graeme Lowdon

Amri memilih tidak masuk terlalu jauh dalam spekulasi tersebut. Ia bersama Nita justru berusaha menjaga rutinitas latihan agar tetap berjalan sesuai program.

"Suasananya sih sebenarnya sama aja ya, maksudnya enggak ada yang gimana-gimana. Kami lebih fokus sama persiapan kita di Kejuaraan Dunia aja ya," ujarnya.

Fokus tersebut menjadi penting karena Amri/Nita akan menghadapi persaingan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi, India, 17-23 Agustus.

Baca Juga: War Tiket Merdeka Run 2026, Ludes Hanya dalam Dua Jam!

Pasangan yang berada di jajaran 20 besar dunia itu ingin menjadikan penampilan di panggung dunia sebagai kesempatan untuk mengukur perkembangan mereka sekaligus melanjutkan proses menuju level elite.

Di tengah situasi tersebut, sektor ganda campuran juga mendapat suntikan baru dengan kembalinya Nova Widianto ke Pelatnas PBSI.

Kembalinya Nova menangani sektor ganda campuran disambut baik oleh Amri/Nita. Meskipun untuk sementara, mereka masih mendapat pendampingan dari pelatih pratama Muhammad Rijal dan Hendra Mulyono.

Baca Juga: Arne Slot Masih Enggan Melatih Timnas Belanda, Fokus Melatih Klub

Bagi Nita, kehadiran Nova membawa harapan baru karena pengalaman mantan pemain tersebut dianggap sangat sesuai dengan kebutuhan ganda campuran.

"Ya kalau dibilang happy pasti happy karena mungkin dia yang tahu polanya ganda campuran tuh harus seperti apa, detailnya seperti apa, kita harus gimana dia tahu," ungkap Nita.

Menurutnya, kekuatan ganda campuran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyerang atau bertahan. Ada detail kecil dalam pola permainan yang harus terus diingatkan agar pasangan mampu bergerak secara otomatis ketika berada di lapangan.

Baca Juga: Polemik Justin Hubner dengan Netizen Vietnam, PSSI: Itu Hak Pribadi Pemain

Hal-hal semacam itulah yang diharapkan kembali diperkuat setelah Nova bergabung dengan tim pelatih.

"Tuh itu yang dibutuhin, hal-hal kecilnya. Hal-hal kayak diingatkan 'Ini habis kayak gini ke sini, habis kayak gini harus kayak gini,' itu sih yang perlu diingatkan," tuturnya.

Nita menilai aspek detail tersebut menjadi salah satu bagian yang belum maksimal dalam pembinaan ganda campuran Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tarkam Berujung Keributan, PSSI Minta Polisi Tak Terbitkan Izin Keramaian Tanpa Rekomendasi

"Beberapa tahun ini tuh itu yang miss (detail-detail) banget gitu, itu yang jadi kendala di ganda campuran. Kayak enggak ada yang ingetin kita harus bagaimana, main itu harus bagaimana," tambahnya. 

Tags

Terkini