bulutangkis

Protes Ketidakadilan PBSI Direspon BWF, Janji Perhatikan Jadwal Jojo

Rabu, 17 Juli 2024 | 15:29 WIB
Jonatan Christie dirugikan dalam drawing cabang bulu tangkis Olimpiade Paris 2024. (X/@INABadminton)

SportlinkNews - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengajukan protes kepada BWF soal ketidakadilan yang diterima Jonatan Christie pada fase grup Olimpiade Paris 2024.

Protes tersebut disampaikan melalui Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto.

Sebagai unggulan ketiga, Jojo, panggilan akrab Jonatan Christie tidak mendapatkan keuntungan dibandingkan pemain Denmark Anders Antonsen yang menempati seeded keempat.

Baca Juga: Tunggal Putra Matangkan Strategi di Chambly Jelang Olimpiade Paris 2024

Jonatan Christie yang bakal berlaga di Grup L harus bermain tiga kali di fase grup dan tidak mendapatkan bye pada babak 16 besar.

Sedangkan Antonsen yang bakal berlaga di Grup E hanya bermain dua kali di fase grup dan mendapatkan bye hingga langsung bermain di perempat final.

Dengan kata lain, Jonatan Christie harus bertanding 7 kali jika sampai ke final, sementara Antonsen hanya 5 kali saja.

Baca Juga: Kacau BWF Salah Hitung Rugikan Ganda Putra Indonesia, PBSI Beri Ultimatum

Namun karena sistem ini telah berjalan, PBSI meminta supaya BWF mengatur jadwal pertandingan yang pas supaya waktu antarpertandingan yang harus dilalui Jojo tidak terlalu padat.

PBSI juga menyarankan supaya penggunaan sistem pertandingan yang tidak adil seperti ini tidak dipakai lagi pada turnamen-turnamen selanjutnya.

Dalam surat elektronik yang diterima PBSI, BWF telah memberikan jawaban bahwa kondisi yang tidak menguntungkan Jojo ini merupakan hasil drawing.

Baca Juga: Begini Cara Atlet Profesional Menurunkan Berat Badan

Tapi mereka berjanji akan melakukan evaluasi soal drawing ini. BWF juga berjanji untuk mengatur jadwal yang pas antarpertandingan. Hal ini agar para pemain di Grup L mendapatkan istirahat yang cukup.

Tags

Terkini