SportlinkNews - Pelatih baru tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, resmi kembali ke Pelatnas PBSI pada 2025 dengan membawa target besar untuk sektor tunggal putri.
Imam yang kini menjabat sebagai kepala pelatih tunggal putri utama bertanggung jawab atas lima pemain, termasuk Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Imam, yang sebelumnya melatih di PB Djarum sejak 2016, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh PBSI.
Baca Juga: Laga Reuni Skuad Malut United FC vs PSIS Semarang di Stadion Jatidiri
Sebelumnya, ia pernah melatih tunggal putra di Pelatnas PBSI pada 2013-2016 di bawah kepemimpinan Rexy Mainaky.
Kala itu, Imam turut membentuk Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie saat mereka masih remaja.
Selain kiprahnya di Indonesia, Imam juga memiliki pengalaman melatih di Jepang.
Baca Juga: Dikalahkan Dewa United, Pelatih Persis Solo: Kita akan Bangkit di Putaran Kedua
Ia pernah mengorbitkan sejumlah pemain top, termasuk Kento Momota yang menjadi Juara Dunia Junior 2012.
Selain Momota, pemain seperti Aya Ohori (tunggal putri), Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (ganda putra), dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (ganda campuran) juga pernah dilatihnya.
"Bisa kembali dipercaya oleh PBSI adalah sebuah tantangan baru bagi saya," ujar Imam Tohari melalui situs resmi PB Djarum.
Baca Juga: Hattrick Striker Persija Gustavo Almeida Jadi Kado HUT The Jakmania ke-27
"Meskipun selama ini saya melatih tunggal putra di PB Djarum, saya pernah menangani tunggal putri saat di Jepang, bahkan sempat memegang sektor ganda."
Imam mengakui bahwa ada perbedaan signifikan antara melatih pemain tunggal putra dan putri.