SportlinkNews - Indonesia memang pecah telur dengan meraih satu gelar di Thailand Masters 2025, namun melihat raihan hasil yang ditorehkan masih terbilang minim. Ini karena Indonesia mendominasi partai final turnamen World Tour 300 ini dengan meloloskan empat wakil.
Dari empat wakil, hanya ganda putri yang berkontribusi gelar lewat pasangan Lanny Tria Mayasari-Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sementara di tiga sektor lainnya, tunggal putri, ganda campuran, dan ganda putra, skuat Merah Putih harus puas dengan capaian runner-up.
Di ganda campuran, Dejan Ferdiansyah/Fadia belum berhasil menundukkan jagoan kandang, unggulan keempat Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Mereka masih kalah 21-19, 17-21, 13-21.
Baca Juga: Ciro Alves Jadi Pahlawan Kemenangan Persib Bandung, Bobotoh Dapat Apresiasi
"Dari hasil bisa dibilang cukup bagus walaupun kami belum bisa dapat gelar juara. Dari permainan masih ada yang harus ditingkatkan dari komunikasi dan sedikit pola permainan, kecil memang tapi penting di lapangan," kata Dejan dikutip dari PBSI.
"Di luar itu, kami sudah mengalami peningkatan dari dua turnamen sebelumnya. Pastinya, ini modal penting untuk kedepannya. Kami ingin terus lanjut," tukasnya.
Kemudian, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang akhirnya menyentuh final pertama mereka sejak dipasangan masih harus menahan impiannya untuk naik podium tertinggi. Perjalanan mereka dijegal ganda baru Korea, Jin Yong-Seo Seung Jae dengan skor akhir 18-21, 17-21.
Baca Juga: Bulutangkis Indonesia Raih Gelar Perdana di Tahun Ini, Lanny/Fadia Juara di Thailand Masters 2025
Kekalahan ini memang disayangkan Fikri, apalagi dia mengaku sudah cukup lama dirinya tak mendapatkan gelar juara. Tapi, diakuinya memang ini adalah hasil terbaik yang bisa dirinya dan Daniel usahakan.
"Karena memang masih banyak yang harus kami perbaiki, terutama di fokus, ketenangan, dan pukulan satu-duanya. Tentu ini jadi pelajaran, mau turun di level berapapun, kami harus tetap fokus dan haus gelar," tambahnya.
Terakhir, di tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi yang masih kalah tangguh dengan pemain senior Thailand, Pornpawee Chochuwong. Komang masih tunduk 21-18, 16-21, 13-21.