SportlinkNews - Tidak peduli seberapa aktif Anda, istirahat malam yang cukup sangat penting agar tetap sehat. Ketika Anda seorang atlet, Anda melakukan segala yang Anda bisa untuk tetap berada dalam kondisi prima.
Dari pelatihan dan pemulihan hingga suplemen dan terapi pijat. Para atlet mendorong tubuh mereka secara maksimal dan ingin mengeluarkan seluruh performa yang mereka bisa. Itulah sebabnya tidur sangat penting bagi para atlet.
Istirahat dan tidur yang cukup sangat penting untuk mendapatkan kinerja maksimal dari tubuh Anda. Tanpanya, Anda bermain dan tampil dalam posisi yang kurang menguntungkan.
Tidur umumnya dianggap sebagai sumber berharga untuk kesejahteraan psikologis dan fisiologis.
Baca Juga: Hebat, Triathlon Indonesia Raih 2 Emas T100 World Triathlon Tour Singapore 2024
Meskipun pengaruh tidur terhadap performa atlet telah diakui dalam ilmu olahraga, hanya sedikit penelitian yang menyelidiki prevalensi masalah tidur dan pengaruhnya terhadap atlet elit sebelum pertandingan olahraga.
Dalam penelitian ini, 632 atlet Jerman dari berbagai cabang olahraga ditanyai tentang kebiasaan tidur mereka pada malam hari sebelum kompetisi atau pertandingan penting.
Temuan menunjukkan bahwa 65,8 persen atlet mengalami kurang tidur di malam hari sebelum acara olahraga setidaknya sekali dalam hidup mereka dan persentase yang sama tinggi (62,3 persen) mengalami pengalaman ini setidaknya sekali selama 12 bulan sebelumnya.
Baca Juga: Klub Renang Beracun: Kami Tidak Berada di Militer
Atlet olahraga individu melaporkan lebih banyak kesulitan tidur dibandingkan atlet olahraga tim.
Masalah tidur utama adalah tidak bisa tidur. Faktor internal seperti kegugupan dan pemikiran tentang kompetisi dinilai paling tinggi menyebabkan masalah tidur.
Sebagian besar atlet menyatakan bahwa gangguan tidur tidak berpengaruh terhadap performa atlet mereka.
Baca Juga: Galeri Anggar Tersimpan di Qatar Olympic and Sports Museum
Namun, para atlet juga melaporkan efek seperti suasana hati yang buruk keesokan harinya, peningkatan rasa kantuk di siang hari, dan kinerja yang lebih buruk dalam kompetisi atau pertandingan.
Perbedaan antara olahraga individu dan tim menunjukkan bahwa atlet pada beberapa cabang olahraga memerlukan bantuan lebih dibandingkan olahraga lainnya dalam mengatasi masalah tidur.
Artikel Terkait
Atletico Dapat Keuntungan dari Tersingkirnya Barcelona dengan Jaminan Uang Tunai Rp853 Miliar
Dikartu Merah, Xavi Hernandez Kecam Wasit
Daftar Lengkap Tim Thomas Cup 2024: Indonesia Mengejar Status Negara Tersukses di Dunia
Ini Skuad Piala Thomas dan Uber Indonesia
Momen Bersejarah Formula 1 di Sirkuit Shanghai, dari Michael Schumacher hingga Lewis Hamilton
Tangerang Hawks Diperkuat Morakinyo Williams, Jawara Top Rebounds IBL Musim 2023