Pelatih Timnas Spanyol Ungkap Alasan Tidak Mainkan Bintang Real Madrid

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 17 November 2025 | 09:28 WIB
Spanyol mengalahkan Georgia 4-0 tanpa bek Real Madrid, Dean Huijsen.
Spanyol mengalahkan Georgia 4-0 tanpa bek Real Madrid, Dean Huijsen.

SportlinkNews - Spanyol menggores sejarah penting di Tbilisi. Tapi, kemenangan atas Georgia 4-0 tidak cukup untuk mengamankan tempat di Piala Dunia 2026.

Menariknya pelatih Luis de la Fuente tidak memainkan pemain bintang Real Madrid, Dean Huijsen.

Pemain berusia 20 tahun itu, yang diproyeksikan menjadi starter di Tbilisi, dicoret dari skuad setelah mengalami ketidaknyamanan selama sesi latihan menjelang kualifikasi Piala Dunia.

Baca Juga: Spanyol Melanjutkan Rekor 100% Kualifikasi Piala Dunia dengan Kemenangan Telak atas Georgia

Menurut Marca, pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, membahas situasi dengan Huijsen setelah pertandingan melawan Georgia, dan memberikan informasi terbaru tentang kemungkinan ia akan bermain melawan Turki pada hari Selasa.

“Ia mengalami sedikit ketidaknyamanan. Prioritas utama, seperti biasa, adalah merawat pemain tersebut, dan hari ini kami telah menunjukkannya lagi. Kami berkomunikasi dengan baik dengan dokter Real Madrid dan kami pikir yang terbaik baginya adalah beristirahat," terang Luis de la Fuente.

“Besok kami akan melihat kondisinya dan kami akan mengevaluasinya dengan tim medis kami dan tim medis Real Madrid," katanya.

Baca Juga: Pengakuan Jujur Gattuso, Keruntuhan Italia Mengkhawatirkan

"Tidak ada yang akan meninggalkan kamp pelatihan selama tim medis tidak mengindikasikan sebaliknya.”

Pesepak bola ini senang berada di sini dan besok akan menilai apakah sedikit ketidaknyamanan yang ia alami menghalanginya bermain di Sevilla.

De la Fuente bereaksi atas kemenangan impresif di Tbilisi

Dalam konferensi pers pascapertandingannya, de la Fuente juga berbicara tentang kebanggaannya atas performa gemilang Spanyol selama beberapa tahun terakhir, serta berada di ambang kualifikasi untuk Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Ilmuwan Klaim Pesepak Bola Profesional Sebenarnya Iindividu yang Super Pintar

“Ada alasan kuat untuk bangga kepada para pemain ini. Saya cukup beruntung bisa melatih pemain dengan dimensi seperti ini, bersejarah, dan masih banyak yang harus dilakukan. Kami terus ingin meraih lebih banyak hal, hasil yang lebih baik, sangat menyenangkan bisa memimpin kelompok pemain muda ini yang tidak pernah lelah bekerja untuk berkembang," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Marca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X