SportlinkNews - Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, mengatakan kepada media bahwa timnya tidak merasakan tekanan menjelang semifinal Liga Champions melawan Arsenal pada Rabu malam.
Namun, mereka memiliki ‘tanggung jawab’ dalam pertandingan tersebut. Atletico Madrid akan menghadapi Arsenal pada semifinal leg pertama Liga Champions, Kamis 30 April 2026 dini hari WIB.
Simeone optimis menjelang semifinal Liga Champions pertama mereka dalam sembilan tahun, saat mereka berupaya kembali ke final kompetisi untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Baca Juga: PSG 5 Bayern Muenchen 4: Hujan Gol Pecahkan Rekor Liga Champions
“Saya merasakan rasa syukur yang murni. Saya bersama kedua putra saya, ketiga putri saya, ibu saya, istri saya, teman-teman saya. Yang tersisa hanyalah mengucapkan terima kasih,” katanya kepada pers pada hari Selasa, saat ia merayakan ulang tahunnya yang ke-56.
Simeone sangat positif tentang pencapaian yang telah diraih timnya musim panas ini.
“Mereka telah mencapai semifinal lagi. Bagi Atletico, ini luar biasa. Sungguh luar biasa bisa melakukannya untuk keempat kalinya dalam 14 tahun. Sungguh luar biasa."
Baca Juga: Absen di Tes Jerez, Fermin Aldeguer akan Menjalani Pemeriksaan Medis di Tulang Kakinya
"Keyakinan, antusiasme, dan energi yang mereka tanamkan dalam diri kami akan sangat bermanfaat. Kami menghadapi pertandingan yang sulit. Mereka telah menyusun strategi bola mati yang sangat baik. Kami akan pergi ke sana dengan penuh harapan.”
“Bermimpi itu bagus, tetapi kenyataan adalah apa yang terjadi di lapangan. Kenyataan adalah apa yang kita lakukan dan apa yang Tuhan inginkan. Begitulah cara kita berperilaku.”
‘Tidak ada tekanan, hanya tanggung jawab’ – Simeone
Arsenal datang ke pertandingan sebagai favorit, dan Simeone mengatakan bahwa timnya memiliki ‘semangat khusus’ untuk pertandingan tersebut, mendesak mereka untuk terus bermain seperti yang telah mereka lakukan di babak-babak sebelumnya.
Baca Juga: Robby Buka Keran Medali! Indonesia Raih Perak Pertama di ABG 2026
“Tidak ada tekanan, ada tanggung jawab, ada kegembiraan khusus. Kita harus bersiap untuk bermain. Pada akhirnya, ini adalah pertandingan sepak bola dan para pemain yang menentukannya. Kita harus mempersiapkan diri dengan baik. Kita ingin memainkan permainan yang kita bayangkan dan membawanya ke titik di mana kita bisa menyakiti mereka.”
“Apa yang telah kita lakukan di babak gugur, baik di Piala maupun Liga Champions, adalah bermain dengan intensitas, dengan gaya permainan kita, dengan inisiatif menyerang kita. Begitulah cara kita akan menghadapinya.”
Artikel Terkait
Transformasi Strategi Arema FC akan Diuji Persebaya di Derby Jawa Timur
Hasil Super League: Persebaya Menang Telak di Derby Jawa Timur, Rivera Cetak Brace
Penalti Kontroversial PSG vs Bayern Muenchen, Suporter hingga Alan Shearer Berkomentar
FIFA Mengubah Aturan Kartu Kuning untuk Piala Dunia 2026
Skandal Wasit Italia Meluas ke Serie C Melibatkan Mantan Pengadil Serie A