Grup J Piala Dunia 2026: Argentina Bidik Sejarah, Misi Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 4 Juni 2026 | 13:20 WIB
Timnas Argentina usung misi pertahankan gelar juara Piala Dunia.
Timnas Argentina usung misi pertahankan gelar juara Piala Dunia.

Situasi tersebut membuat kemampuan mereka melawan tim-tim besar seperti Spanyol, Prancis, atau Inggris masih menjadi tanda tanya.

Selain itu, usia beberapa pemain di lini belakang juga menjadi perhatian. Dalam beberapa kesempatan, pertahanan Argentina terlihat tidak sekuat saat mereka berada di puncak performa di Qatar.

Baca Juga: Budiana: Keberhasilan Jabar Harus Jadi Inspirasi Kemajuan Olahraga Indonesia

Jika menghadapi lawan dengan kecepatan tinggi dan transisi cepat, area ini berpotensi menjadi titik yang akan diuji sepanjang turnamen.

Beruntung bagi Argentina, langkah awal mereka di Grup J relatif bersahabat. Aljazair, Austria, dan debutan Yordania menjadi lawan yang secara kualitas berada di bawah mereka.

Di atas kertas, Argentina seharusnya mampu melangkah ke fase gugur tanpa kesulitan berarti. Namun sejarah Piala Dunia telah berkali-kali menunjukkan bahwa status unggulan tidak pernah menjadi jaminan.

Yang membuat perjalanan Argentina semakin menarik adalah peluang menciptakan sejarah langka.

Baca Juga: PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol Timnas Indonesia U-19 Kontra Myanmar

Jika mampu kembali mengangkat trofi pada 2026, mereka akan menjadi tim pertama dalam 64 tahun yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia, sejak Brasil melakukannya pada 1962.

Hanya Italia dan Brasil yang pernah mencatatkan prestasi tersebut dalam sejarah sepak bola modern.

Karena itu, Piala Dunia 2026 bukan sekadar tentang mempertahankan mahkota. Ini adalah kesempatan bagi Argentina untuk mengukuhkan diri sebagai salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki sepak bola dunia.

Dan jika semuanya berjalan sesuai rencana, kisah Lionel Messi bersama Argentina mungkin akan mendapatkan satu bab terakhir yang lebih sempurna daripada yang pernah dibayangkan siapa pun.

Baca Juga: Aston Martin Luncurkan Livery Khusus untuk GP Monaco

Gaya Bermain Argentina

Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan identitas permainan yang semakin matang di bawah arahan Lionel Scaloni.

Sang juara bertahan mengandalkan penguasaan bola yang kolektif dan dinamis, dipadukan dengan transisi menyerang yang cepat serta efisien.

Meski tidak selalu bermain dengan tempo tinggi, La Albiceleste mampu mengendalikan ritme pertandingan dan memanfaatkan setiap celah yang ditinggalkan lawan.

Di lini depan, Scaloni kembali mengandalkan ketajaman Lautaro Martinez dan Julian Alvarez. Keduanya menawarkan karakter yang saling melengkapi.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Banyak Tonggak Sejarah Bakal Tercetak

Lautaro berperan sebagai penyelesai akhir yang efektif di dalam kotak penalti.

Sementara itu, Alvarez memberikan mobilitas tinggi melalui pergerakan yang cair, baik dengan melebar ke sisi lapangan maupun turun menjemput bola untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Lini tengah tetap menjadi pusat kendali permainan Argentina. Jika berada dalam kondisi fit, Lionel Messi akan kembali memegang peran sebagai kreator utama yang mengatur tempo dan arah serangan tim.

Namun jika tidak menjadi starter, kehadirannya dari bangku cadangan tetap mampu memberikan pengaruh besar.

Baca Juga: Fajar Sebut Kekalahan di Indonesia Open 2026 sebagai Penampilan Terburuk Bersama Fikri.

Di sekelilingnya, Rodrigo De Paul dan Alexis Mac Allister menghadirkan keseimbangan antara kerja keras dan kreativitas di lini tengah.

Sementara itu, Enzo Fernandez menambah daya gedor tim melalui visi permainan yang tajam serta kemampuannya melakukan penetrasi dari lini kedua.

Bintang Argentina yang Patut Diperhatikan

Lionel Messi: Kapten sekaligus ikon sepak bola Argentina ini tetap menjadi pusat perhatian. Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi penampilan keenam Messi di ajang tersebut, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain. 

Di usia 38 tahun, turnamen ini juga bisa menjadi kesempatan terakhirnya tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X