Grup J Piala Dunia 2026: Argentina Bidik Sejarah, Misi Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 4 Juni 2026 | 13:20 WIB
Timnas Argentina usung misi pertahankan gelar juara Piala Dunia.
Timnas Argentina usung misi pertahankan gelar juara Piala Dunia.

Selain itu, Messi hanya membutuhkan tiga gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol.

Baca Juga: Harapan Belum Padam, Dua Ganda Putra Indonesia Bertahan di Istora.

Julian Alvarez: Penyerang yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 ini diperkirakan kembali memegang peran krusial di lini depan.

Alvarez mencetak empat gol di Qatar dan kini datang dengan pengalaman serta kematangan yang lebih baik. Mobilitas tinggi, etos kerja, dan kemampuan mencetak gol membuatnya menjadi salah satu senjata utama La Albiceleste.

Enzo Fernandez: Gelandang Chelsea tersebut akan menjadi motor permainan Argentina di lini tengah. Setelah meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022, Enzo terus berkembang menjadi salah satu gelandang paling komplet di dunia. 

Kemampuannya mengatur tempo permainan, mendistribusikan bola, serta membantu serangan dan pertahanan menjadikannya sosok yang sangat penting dalam skema Lionel Scaloni.

Baca Juga: Indonesia Open 2026: Revans atas Ganda Korea, Jafar/Felisha Bangun Lagi Kepercayaan Diri di Istora.

Nicolas Paz: Nama yang berpotensi mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 adalah Nicolas Paz. Gelandang serang berusia 21 tahun itu tengah menunjukkan perkembangan pesat bersama FC Como di Italia.

Kreativitas, visi bermain, dan keberaniannya dalam menguasai bola membuat Paz digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda yang bisa menjadi kejutan sekaligus calon penerus generasi emas Argentina.

Kekuatan Timnas Argentina

Mentalitas juara yang sudah teruji: Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal besar sebagai juara bertahan.

Mayoritas pemain yang mengantar La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 masih menjadi bagian penting skuad, sehingga pengalaman dan mentalitas juara menjadi salah satu kekuatan utama mereka.

Baca Juga: Gagal di Indonesia Open, Apriyani/Lanny Pilih Benahi Permainan Ketimbang Kejar Poin Olimpiade

Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan: Meski telah berusia 38 tahun, Lionel Messi masih menjadi figur sentral dalam permainan Argentina.

Visi, kreativitas, dan kemampuannya menentukan jalannya pertandingan membuat sang kapten tetap menjadi ancaman terbesar bagi setiap lawan yang dihadapi.

Lini serang yang fleksibel dan produktif: Argentina memiliki banyak opsi di lini depan. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez menjadi andalan utama berkat ketajaman serta kemampuan mereka bergerak di berbagai posisi.

Fleksibilitas ini membuat serangan Argentina sulit ditebak.

Lini tengah yang komplet: Keberadaan Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul, dan Alexis Mac Allister memberikan keseimbangan antara kreativitas, energi, dan kemampuan mengontrol tempo permainan.

Baca Juga: Brasil Tak Diunggulkan di Piala Dunia 2026, Casemiro Malah Senang

Trio ini menjadi penghubung penting antara lini pertahanan dan serangan.

Regenerasi yang berjalan mulus: Selain mengandalkan pemain-pemain berpengalaman, Argentina juga mulai memberi ruang bagi generasi baru.

Nicolas Paz menjadi salah satu talenta muda yang diprediksi mampu mencuri perhatian dan menambah kedalaman skuad.

Sistem permainan yang matang: Di bawah Lionel Scaloni, Argentina tampil sebagai tim yang solid dan fleksibel.

Mereka mampu menguasai bola dengan sabar, tetapi juga efektif melakukan transisi cepat saat menemukan ruang untuk menyerang.

Baca Juga: Harapan Belum Padam, Dua Ganda Putra Indonesia Bertahan di Istora.

Kombinasi kualitas individu dan permainan kolektif membuat Argentina tetap menjadi salah satu favorit juara di Piala Dunia 2026.

Kelemahan Timnas Argentina

Faktor usia sejumlah pemain kunci: Meski masih diperkuat banyak pemain dari skuad juara Piala Dunia 2022, beberapa pilar Argentina kini telah memasuki usia kepala tiga.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X