Lamine Yamal Emosional Cetak Gol Debut di Piala Dunia 2026

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 22 Juni 2026 | 17:22 WIB
- Timnas Spanyol masih menunggu kondisi terbaik Lamine Yamal menjelang laga penting menghadapi Arab Saudi di penentuan grup Piala Dunia 2026, Minggu, 21 Juni 2026.
- Timnas Spanyol masih menunggu kondisi terbaik Lamine Yamal menjelang laga penting menghadapi Arab Saudi di penentuan grup Piala Dunia 2026, Minggu, 21 Juni 2026.

SportlinkNews - Tim nasional Spanyol sukses memetik poin penuh setelah menumbangkan perlawanan Arab Saudi pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Minggu (21/6). Kemenangan telak dengan skor 4-0 ini sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi penyerang sayap Lamine Yamal.

Pemain Barcelona tersebut membuka keran gol Spanyol lewat sepakan akurat saat laga baru berjalan sepuluh menit. Keunggulan skuad asuhan Luis de la Fuente kemudian diperbesar melalui sepasang gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-21 dan ke-24.

Pesta gol juara Piala Dunia 2010 tersebut akhirnya ditutup oleh gol bunuh diri bek Arab Saudi, Hassan Tambakti, pada awal babak kedua. Hasil impresif ini mengatrol posisi Spanyol di klasemen sementara setelah sempat mendapatkan sorotan tajam pada laga perdana.

Baca Juga: Pemerintah AS Turun Tangan, Ibu Kiper Tanjung Verde Mendadak Viral

Tiga poin yang didapat tersebut menjadi penawar dahaga yang krusial bagi publik Spanyol setelah start yang kurang mulus. Pada pertandingan pembuka, secara mengejutkan La Furia Roja ditahan tanpa gol tim debutan, Tanjung Verde.

Bagi Yamal, sumbangan satu gol ke gawang Arab Saudi tersebut menghadirkan ikatan emosional yang sangat mendalam. Ia tampak sangat terharu setelah memastikan bola bersarang di dalam jaring gawang lawan.

Gol pembuka tersebut tidak sekadar mengantarkan Spanyol pada kemenangan perdana dalam Piala Dunia 2026. Torehan tersebut resmi tercatat sebagai gol pertama Yamal di panggung tertinggi sepak bola sejagat.

Baca Juga: Pahlawan Kiper Iran: Dulu Tunawisma, Kini Dikagumi Dunia!

Keberhasilan membobol gawang lawan dalam turnamen akbar ini menjadi akhir dari penantian panjang Yamal sejak masa kecil. Momen tersebut terasa kian istimewa karena sang ibu menyaksikan langsung pencapaian bersejarah itu dari tribune penonton.

"Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah sebuah mimpi. Saya menonton Piala Dunia terakhir dari ruang kelas, jadi bisa mencetak gol di sini dengan ibu dan keluarga saya di tribune adalah sebuah mimpi," kata Yamal, dikutip dari laman FIFA.

Penyerang berusia 18 tahun itu juga memandang hasil positif atas Arab Saudi sebagai momentum kebangkitan timnya. Spanyol dinilai telah menemukan kembali bentuk permainan terbaik setelah sempat frustrasi pada laga pembuka.

Baca Juga: Belum Apa-apa, Prancis Sudah Diimingi Bonus Besar

Skuad Spanyol sebenarnya tampil sangat dominan saat menghadapi Tanjung Verde pada pertandingan sebelumnya. Namun, ketangguhan kiper Vozinha di bawah mistar gawang membuat mereka harus menyudahi laga dengan skor kacamata.

"Pertandingan pertama bukanlah penampilan terbaik kami, tetapi sekarang kami telah sampai di titik ini dan kami akan berjuang untuk lebih. Hasilnya sesuai keinginan kami, unggul 3-0 memungkinkan saya untuk beristirahat, jadi itu sempurna," ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: FIFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X