- Catatan
M. Nigara
Wartawan Sepak Bola Senior
SportlinkNews - Senegal kembali kalah 2-3 dari Norwegia dalam partai keduanya di Grup I, Selasa (23/6/2026) Waktu Indonesia di Stadion MetLife, New Jersey, New York. Di laga perdana, Senegal juga kalah dari Prancis 1-3.
Dua kekalahan itu, praktis menutup langkah wakil dari Afrika ini ke babak 32 besar. Minus 3 gol akan sangat menyulitkan Senegal menempati posisi ketiga yang oleh FIFA diberi kesempatan bersama tujuh peringkat ketiga terbaik dari grup untuk ikut melaju.
Laga terakhirnya melawan Irak yang juga baru digasak Prancis 3-0, bukan laga mudah. Senegal harus menang dengan margin gol yang besar.
Baca Juga: Norwegia 3-2 Senegal: Dua Gol Luar Biasa Haaland Membawa Viking Menuju Babak Gugur
Meski demikian, saya ingin kita sama-sama melihat seorang bintang asal Senegal, Sadio Mane. Bukan soal di lapangan hijau di Piala Dunia 2026 ini. Saya ingin mengajak kita menyimak Mane dari sisi lain.
Subhanallah, satu kata itu yang paling tepat saya berikan saat orang menyebut: Sadio Mane, ujung tombak Senegal. Tidak berlebihan, sungguh. Tidak puja dan puji. Tapi, saya hanya ingin kita melihat sisi lainnya.
Dia bukan ulama, bukan juga ahli agama sebagaimana ayahnya inginkan. Mane adalah pesepakbola, itu fakta yang tak terbantahkan.
Tapi, prilakunya, maaf, tidak bermaksud apapun, apalagi menghina, Mane melebihi ulama-ulama yang sering manggung di televisi dengan berbagai kemewahan yang menonjol.
Baca Juga: Mohamed Salah dan Timnas Mesir Ditolak Masuk Kota Seattle
Tidak congkak, tutur katanya sangat santun, lembut, sangat hormat kepada siapa pun. Padahal dia bintang sepak bola yang sejajar dengan Ronaldo, Messi, dan bintang-bintang cemerlang lainnya.
Kita tahu, bintang-bintang sepak bola dunia yang bergelimangan harta benda, cenderung sering pamer akan kekayaan. Mobil-mobil super mewah, jet pribadi, rumah-rumah super wah, hingga belanja-belanja yang sering tak masuk akal.
Mane, justru jauh dari situ. Bahkan kaca hp-nya yang retak dan model yang sudah kadaluarsa, masih ia pergunakan. Tidak ada mobil super mewah, tidak ada rumah dengan halaman yang luas dan indah.
Baca Juga: Baru Kali Ini Pertandingan Piala Dunia 2026 Ditunda karena Badai
Padahal kontraknya yang baru di klub Al-Ansar, Arab Saudi, tidak kurang dari Rp 720 milar per musim. Mane dikontrak tiga musim. Dan sebelumnya, dari Bayern Munich tidak kurang dari Rp 600 miliar permusim, dan Mane tiga tahun berada di klub Jerman itu.
Artikel Terkait
Penampakan Bintang Film Dewasa di Piala Dunia Bikin Penonton Gusar
Prediksi Portugal vs Uzbekistan: Menunggu Dampak Ronaldo
Prediksi Inggris vs Ghana: Three Lions Ketemu Lawan Sepadan
Kolaborasi Persija dan Adidas Bikin Pede Pemain Muda Macan Kemayoran
Arema FC Pertahankan Pemain Lokal yang Memiliki Peran Penting untuk Super League 2026/27