internasional

FIFA Pasang Badan Bela Gianni Infantino, Sebut Ada Upaya Terkoordinasi untuk Menjatuhkannya

Minggu, 9 Agustus 2026 | 06:36 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino.

Sikap tersebut muncul ketika CONMEBOL juga tengah mendorong gagasan kontroversial lain, yakni memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 peserta.

Baca Juga: Tahan Indonesia, Singapura Bidik Hasil Lebih Tinggi di ASEAN Hyundai Cup 2026

Dukungan serupa datang dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Komite eksekutif CAF menyatakan dukungan bulat terhadap kepemimpinan Infantino.

Sementara itu, CONCACAF justru mengambil sikap berseberangan. Federasi sepak bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia tersebut sebelumnya mengecam langkah Infantino terkait rencana melibatkan investor swasta.

CONCACAF bahkan menilai terdapat tindakan tata kelola yang buruk, sepihak, dan sangat berlebihan, sekaligus meminta dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap kepemimpinan FIFA.

Baca Juga: John Herdman Petik Pelajaran dari Kegagalan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026

Namun, sikap CONCACAF tidak sepenuhnya mencerminkan posisi seluruh anggotanya. Meksiko, salah satu anggota konfederasi tersebut, justru menyatakan dukungan kepada Infantino.

Meksiko mendukung seruan Infantino agar seluruh anggota FIFA terus bekerja sama mengembangkan sepak bola untuk kepentingan 211 asosiasi anggota.

Di tengah tarik-menarik dukungan tersebut, FIFA menegaskan bahwa kritik tetap memiliki tempat dalam organisasi. Namun, mereka menolak jika kritik berubah menjadi upaya untuk menggiring opini melalui informasi yang dianggap tidak akurat.

Baca Juga: Tambah Amunisi Lini Belakang, Persib Bandung Rekrut Danijel Loncar

"Perubahan tak terelakkan akan menantang kepentingan yang telah mapan. Namun, ketidaksetujuan tidak dapat dijadikan alasan untuk melemahkan mandat demokratis presiden FIFA dan lembaga yang dipimpinnya," tegas FIFA.

FIFA sebelumnya juga mengakui adanya kesalahan dalam proposal FFE setelah pertemuan jajaran pimpinan senior di Maroko, Rabu. Kendati demikian, FIFA tetap menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Infantino.

Dengan berbagai persoalan yang muncul bersamaan, Infantino kini menghadapi salah satu periode paling penuh tekanan selama kepemimpinannya di FIFA.

Baca Juga: Bruno Guimaraes Resmi Berkostum Arsenal

Pertarungan bukan hanya berlangsung di ruang rapat mengenai arah bisnis sepak bola dunia, tetapi juga merembet ke persoalan legitimasi dan kepercayaan terhadap kepemimpinannya.

FIFA pun menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang dinilai menyimpang dari fakta.

"FIFA menyambut pengawasan yang sah. Namun, pengawasan bukan alasan untuk memutarbalikkan fakta, membesar-besarkan tuduhan tak berdasar, atau menciptakan isu pengalih perhatian yang menghambat kemajuan," demikian pernyataan FIFA.

Halaman:

Tags

Terkini

Diego Forlan Resmi Jadi Pelatih Uruguay

Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Messi Langsung Moncer Bantu Comeback Inter Miami

Jumat, 7 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Trabzonspor Ikat Mohamed Salah Selama Dua Musim

Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:07 WIB