KONI Kota Bogor Siapkan Rp 22 Miliar Sambut Porprov Jawa Barat 2026

- Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:33 WIB
Ketua KONI Kota Bogor Dedy Sumarna sebut  ada komitmen serius dari Pemkot Bogor sebagai tuan rumah terhadap penyelenggaraan Porprov Jawa Barat.
Ketua KONI Kota Bogor Dedy Sumarna sebut ada komitmen serius dari Pemkot Bogor sebagai tuan rumah terhadap penyelenggaraan Porprov Jawa Barat.

 

SportlinkNews - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menjadi salah satu penyelangga- selain Kota Depok dan Bekasi- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Guna mensukseskan event tersebut, KONI Bogor menggeber persiapan. Hal itu disampaikan Ketua KONI Kota Bogor Dedy Sumarna kepada wartawan, Senin 11 Agustus 2025.

Beberapa venue kata Dedy Sumarna tengah diperbaiki atau direvitalisasi untuk menyambut event olahraga tingkat provinsi tersebut.

Baca Juga: Pelantikan Pengurus KONI Jambi Diwarnai Unjuk Rasa, Begini Tanggapan Marciano Norman

Dedy Sumarna menyebut, saat ini proses penyelesaian revitalisasi Stadion Pajajaran, GOR Indoor A, serta GOR Indoor B, yang dijadikan sebagai venue pertandingan beberapa cabang olahraga (cabor) terus dikebut.

"Ada 31 cabor yang dipertandingkan di Kota Bogor. Rinciannya, 27 cabor berlangsung di sini. Sisanya, seperti olahraga air, paralayang, dan menembak digelar di tempat lain, istilahnya numpang," kata Dedy.

"Ada komitmen serius dari Pemkot Bogor sebagai tuan rumah terhadap penyelenggaraan Porprov Jawa Barat ini. Komitmen itu diwujudkan dalam revitalisasi GOR Pajajaran sebagai venue," pungkas dia.

Baca Juga: Sepatu Nike Kobe Rookie of the Year Caitlin Clark Akan Dirilis pada 2026

Di satu sisi, KONI Kota Bogor juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 13 miliar untuk insentif khusus (insus) para atlet dan pelatih yang akan terjun dalam Porprov Jawa Barat 2026.

Menurut Dedy Sumarna, pemberian insentif tersebut difokuskan untuk pembinaan para atlet yang akan mewakili Kota Bogor di ajang Porprov Jawa Barat, tahun depan.

"Ini bentuk perhatian kita, untuk memotivasi para atlet. Salah satunya dengan insentif khusus ini," tuturnya.

"Jadi dari sekitar Rp 22 miliar anggaran untuk persiapan Porprov ini, kurang lebih 70 persen atau Rp 13 miliar digunakan untuk insentif khusus," tambahnya.

Baca Juga: Ahmad Dhani Serap Aspirasi Wartawan Jatim Terkait Sistem Keolahragaan Nasional

Dedy menyampaikan, dana insentif itu diberikan tiap bulan hingga akhir Desember 2025 dengan cara pembayaran cashless untuk mencegah konflik para atlet, pelatih, maupun manajemen.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X