SportlinkNews - Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Bengkulu menghadapi masalah memprihatinkan. Listrik kesekretariat dicabut dan honor karyawan belum dibayar.
Persoalan ini terkuak akibat dari anggaran yang macet. Aktivitas KONI Bengkulu jadi lumpuh dan berdampak pada kinerja dan kegiatan pada kesekretariatan.
Para tenaga honorer di kesekretariatan KONI– mulai Januari hingga Agustus 2025 sepeser pun belum terbayar.
Dengan kondisi ini dampak yang timbul, sejumlah kegiatan KONI Bengkulu serta Pengprov Cabor terganggu.
Baca Juga: Husni Merza Mundur, Budi Yuwono Jadi Plt Ketua KONI Siak
“Menilik kondisi kekinian yang muncul di KONI Bengkulu, saya prihatin. Mestinya ini tidak perlu terjadi,” kata ketua tim audit Internal KONI Bengkulu Iskandar Novianto.
Lebih lanjut dikatakan, anggaran dana hibah untuk KONI itu semestinya sudah turun. Dia mendapat info bahwa BPKP Bengkulu sudah memberi sinyal pencairan dana hibah itu sudah dibolehkan.
"Tetapi sampai saat ini belum bisa cair,” ungkap Iskandar Novianto.
Iskandar Novianto sebagai tim audit di internal KONI Bengkulu, menyampaikan kepada pemangku kepentingan patut menjadi perhatian.
Baca Juga: Menpora Malaysia Sedih Campur Marah atas Keputusan FIFA
Karena terkait Ikhwal anggaran, sangat menentukan keberlangsungan kemajuan olahraga di Provinsi Bengkulu. Jangan yang menjadi korban Pengprov Cabor.
Sejauh ini, kata dia, yang terkait finansial KONI Bengkulu musim 2025, murni ditalangi oleh KONI sendiri. Ini diatasi, agar kinerja serta program pembinaan pada Pengprov cabor– dapat berjalan berkesinambungan.
“Hingga setahun terakhir, terkait masalah belanja KONI, terpaksa ditalangi dengan pinjaman. Tapi lebih prihatin lagi– honorer yang di kesektariatan– sudah 8 bulan belum menerima gaji. Sementara sebagian mereka ini berkeluarga yang butuh biaya,” ujar Iskandar.
Baca Juga: Cagliari 0-2 Inter: Lautaro Martinez dan Esposito Memastikan Kemenangan
Artikel Terkait
SIWO NTT Masuk Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI
Boikot Israel di Piala Dunia 2026
Chelsea 1 Brighton 3: Danny Welbeck Hancurkan 10 Pemain The Blues
Lautaro Martinez: Orang-orang Siap Menyerang Inter
Surat Kabar Argentina Sebut Kasus Pemain Naturalisasi Malaysia Sebagai Skandal Global