SportlinkNews - Provinsi Lampung dan Banten mencalonkan sebagai tuan rumah bersama PON XXIII 2032.
Delegasi kedua provinsi telah melakukan anjangsana ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Kamis 20 November 2025. Mereka diterima Ketua Tim Penjaringan Tuan Rumah PON XXIII Eman Sanusi.
“Provinsi Lampung dan Banten bersama-sama telah mendaftar secara resmi ke KONI Pusat,” ungkap Eman Sanusi.
Baca Juga: Sujarwanto Nahkodai KONI Jateng, Wagub Pesan Begini
Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan pihaknya segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang harus disampaikan ke KONI Pusat.
Salah satu yang terpenting adalah pembaruan MoU Lampung-Banten yang ditandatangani langsung oleh kedua kepala daerah definitif sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjadi tuan rumah PON XXIII 2032.
"Tahapan berikutnya kita menunggu kedatangan tim penilai yang akan memverifikasi kesiapan venue di Lampung dan Baten. Semuanya masih menunggu hasil penilaian tersebut," kata Taufik Hidayat.
Ia mengutarakan banyak hal yang harus dipikirkan, mulai dari infrastruktur, venue pertandingan, kesiapan atlet, hingga penguatan SDM baik teknis maupun non teknis.
Baca Juga: Penampakan Medali Emas, Perak, Perunggu SEA Games 2025 Thailand
Sementara itu, Plt Ketua KONI Banten Roni Alfanto mengatakan, persyaratan administratif lainnya akan disusulkan sebelum penutupan 1 Mei 2026, yakni surat dukungan tertulis dari Gubernur dan ketua DPRD provinsi masing-masing.
“Secara lisan Gubernur Banten sudah menyatakan mendukung untuk Banten menjadi tuan rumah PON XXIII 2032, hanya tinggal tertulisnya saja, begitu pun dengan Lampung,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, ada kemungkinan Lampung – Banten menjadi tuan rumah PON 2028, jika ternyata NTB dan NTT tidak menyanggupi hingga waktu yang ditentukan.
Baca Juga: PSSI Kebut Cari Pelatih Baru Timnas U-17, Agenda Padat 2026 Jadi Tantangan
Banten – Lampung harus siap untuk mengambil alih PON 2028 jika hal itu memang dimungkinkan. Ada berbagai alasan yang bisa menjadi penentunya. Salah satunya tergantung pada penilaian tim penjaringan KONI pusat saat visitasi dilakukan di Lampung dan Banten.
Artikel Terkait
Marciano Dorong KONI Sumbar Bangkitkan Prestasi Olahraga Menuju PON XXII/2028 NTT-NTB
Ekspor Industri Alat Olahraga Naik 24,7 Persen, KONI Respon Positif
Leao Bahas Allegri, Evolusi Milan, dan Mentalitas Derby: Kami Bisa Menunjukkan Kemampuan
AFC Angkat Bicara, Timnas Malaysia Berisiko Disanksi Berat
Arsenal Vs Tottenham: Kapten Odegaard Siap Kembali Sebagai Pahlawan Super dalam Derby London Utara
Penampakan Medali Emas, Perak, Perunggu SEA Games 2025 Thailand