SportlinkNews - Pemerintah Provinsi Aceh menetapkan darurat bencana. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh meminta seluruh Pengprov cabang olahraga untuk menunda sementara pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2025.
Penetapan itu melihat perkembangan bencana di Aceh yang sudah semakin parah dan membuat infrastruktur seperti jalan provinsi hingga jembatan penghubung antar daerah ambruk.
"Saya Gubernur Aceh menetapkan keputusan Gubernur Aceh tentang penetapan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh tahun 2025," kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem usai menggelar rapat paripurna di DPR Aceh, Kamis (27/11).
Baca Juga: Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Aceh, Begini Komitmen Pon Yaya
Diketahui hampir seluruh kabupaten kota di Aceh dilanda banjir hingga longsor yang terampak pada 97.384 orang, sementara 13.174 di antaranya mengungsi karena rumah mereka terendam air.
Akibat cuaca ekstrem itu berbagai wilayah, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, termasuk para atlet dan ofisial.
Wakil Ketua II KONI Aceh Bidang Pembinaan Prestasi (Bimpres), Baktiar, mengatakan intensitas hujan tinggi yang memicu banjir di sejumlah daerah telah memutus akses jalan nasional, membuat atlet dari berbagai kabupaten/kota kesulitan mencapai lokasi pertandingan.
Baca Juga: Adrian Newey Resmi Jadi Kepala Tim Aston Martin Siapkan Tim untuk Musim 2026
“KONI Aceh sangat mengharapkan kepada Pengprov, kalau situasi alam seperti ini, dengan cuaca ekstrem, kalau bisa digeserkan atau ditunda Pra PORA,” ujar Baktiar Kamis (27/11/2025).
“Semua Pengprov harus memikirkan tempat pertandingan. Kalau memang mau digeserkan, segera mengirim surat kepada Pengcab di seluruh kabupaten/kota. Keputusan akhirnya tetap di KONI.”
Bakhtiar menyampaikan bahwa situasi di lapangan cukup mengkhawatirkan. Banjir parah dilaporkan terjadi di Sigli, Takengon, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Sejumlah ruas jalan nasional juga terputus total.
Baca Juga: MilkLife Soccer Challenge: Dua Final Berakhir dari Titik Putih, Begini Pesan Ketum KONI Pusat
“Itu sudah luar biasa banjir. Jalan nasional terputus total. Jadi dengan kondisi cuaca ekstrem ini, ditunda sementara saja, bukan dipindah. Ini penting supaya atlet dari daerah bisa hadir dengan aman,” tegasnya.
Sejumlah cabang olahraga yang sedang bergulir di luar Banda Aceh ikut terdampak, seperti balap sepeda di Aceh Tamiang, wushu di Takengon, karate di Simeulue, serta beberapa cabor lain di Meulaboh.
Artikel Terkait
Sujarwanto Nahkodai KONI Jateng, Wagub Pesan Begini
Kaki Mo Salah, Kegigihan Kante, dan IQ De Bruyne Menjadikan Pemain Terbaik Liga Primer
Ini Jadwal Lengkap Kompetisi Resmi SEA Games 33 Thailand
Kylian Mbappe Pimpin Persaingan Top Skor Liga Champions 2025/26 dengan Sembilan Gol
Adrian Newey Resmi Jadi Kepala Tim Aston Martin Siapkan Tim untuk Musim 2026