Iklankan Situs Judi di Arena SEA Games, Menteri Thailand Lacak Suporter Perempuan

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 7 Desember 2025 | 08:38 WIB
Suporter perempuan di pertandingan sepak bola U-22 Vietnam mempromosikan situs judi di arena SEA Games 2025.
Suporter perempuan di pertandingan sepak bola U-22 Vietnam mempromosikan situs judi di arena SEA Games 2025.

SportlinkNews - Menteri Thailand meminta pencarian sekelompok suporter perempuan di pertandingan U-22 Vietnam atas perilaku ilegal.

Pihak berwenang di negara tuan rumah SEA Games 2025, Thailand, mengambil langkah-langkah drastis untuk mencegah pelanggaran hukum negara di SEA Games ke-33.

“Atthakorn Sirilathayakorn, Menteri Pariwisata dan Olahraga, telah memerintahkan Otoritas Olahraga Thailand (SAT) untuk mengambil tindakan hukum terhadap sekelompok perempuan yang mengiklankan situs web judi daring di Stadion Rajamangala, selama pertandingan pembukaan cabang sepak bola putra SEA Games ke-33,” lapor Khaosod (Thailand).

Baca Juga: Undian Menguntungkan: Tim Putra Indonesia Langsung ke Semifinal Beregu SEA Games 2025

Sebelumnya, dalam pertandingan antara U-22 Vietnam dan U-22 Laos pada 3 Desember, gambar sekelompok suporter yang duduk di tribun Stadion Rajamangala, memegang iklan situs web judi, terekam di televisi.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilathayakorn, menekankan bahwa mereka akan berkoordinasi untuk menangani masalah ini, karena perilaku sekelompok penonton tersebut melanggar hukum Thailand.

Menteri mengatakan perlu memverifikasi identitas sekelompok orang yang melanggar hukum Thailand, dan bahwa laporan polisi serta tindakan hukum diperlukan terkait masalah ini.

"Pada saat yang sama, beliau juga mengimbau pemirsa untuk menonton siaran langsung dengan hati-hati,” tulis Khaosob.

Baca Juga: Leeds 3 Liverpool 3: Pemain Pengganti Super Tanaka Merusak Skenario Slot

Bagi penonton Vietnam yang bersiap pergi ke Thailand untuk mendukung SEA Games ke-33, harap berhati-hati dengan barang-barang (topi, kaos, kipas tangan, dll.) yang diberikan secara gratis oleh orang-orang yang bukan panitia penyelenggara dalam perjalanan ke stadion atau gimnasium.

Barang-barang ini mungkin berisi gambar yang mengiklankan perjudian ilegal atau informasi tidak pantas lainnya, sehingga orang yang membawanya berisiko berurusan dengan pihak berwenang.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Suryansyah

Sumber: Soha VN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X